DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, MEMECAHKAN MASALAH DAN KOMUNIKASI SISWA KELAS IV MATA PELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PENATA DI SDN MELAYU 11 BANJARMASIN
PENGARANG:ELMA MUFIDA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-04


Mufida, Elma. (2026). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Memecahkan Masalah, dan Komunikasi Matematis Siswa Kelas IV Mata Pelajaran Matematika Menggunakan Model PENATA di SDN Melayu 11 Banjarmasin. Skripsi Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: Prof. Drs. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D

Kata Kunci: Berpikir Kritis, Memecahkan Masalah, Komunikasi Matematis, Hasil Belajar

Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis, memecahkan masalah, komunikasi matematis, dan hasil belajar siswa pada pembelajaran Matematika. Hal ini disebabkan siswa masih kesulitan memahami soal berbentuk cerita, menentukan langkah penyelesaian, memeriksa kembali jawaban, serta menyampaikan ide matematika secara lisan maupun tulisan. Upaya pemecahan masalah dilakukan melalui model PENATA, yaitu kombinasi Problem Based Learning, Two Stay Two Stray, dan Teams Games Tournament. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas siswa, serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, memecahkan masalah, komunikasi matematis, dan hasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 4 pertemuan. Subjek penelitian ini adalah adalah siswa kelas IV SDN Melayu 11 Banjarmasin yang berjumlah 12 siswa terdiri dari 5 siswa laki laki dan 7 siswa perempuan. Data diperoleh melalui observasi, tes, dan dokumentasi, dengan instrumen berupa lembar observasi dan rubrik  penilaian aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, memecahkan masalah, komunikasi matematis, serta tes hasil belajar. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan cross tabulasi yang dijabarkan dengan tabel, grafik, dan interpretasi dengan presentase.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru dari pertemuan 1 hingga 4 mengalami peningkatan dari kriteria “baik” menjadi “sangat baik”. Aktivitas siswa meningkat dari “sebagian kecil siswa aktif” menjadi “hampir seluruh siswa sangat aktif”. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari “sebagian kecil siswa terampil” menjadi “seluruh siswa terampil”. Keterampilan memecahkan masalah meningkat dari “sebagian kecil siswa terampil” menjadi “hampir seluruh siswa terampil”. Komunikasi matematis meningkat dari “sebagian kecil siswa terampil” menjadi “hampir seluruh siswa terampil”. Hal ini berdampak pada ketuntasan hasil belajar siswa baik dari ranah afektif, kognitif, maupun psikomotorik yang meningkat menjadi “seluruh siswa tuntas”.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model PENATA dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan memecahkan masalah, keterampilan komunikasi matematis, dan hasil belajar siswa kelas IV pada pembelajaran Matematika. Penelitian ini disarankan untuk kepala sekolah, guru, siswa, pengawas dan peneliti selanjutnya sebagai alternatif penggunaan model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI