DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENGEMBANGKAN AKTIVITAS, KEMANDIRIAN DAN MOTORIK HALUS MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL), EXPLICIT INSTRUCTION DENGAN MEDIA MUSICALLY PADA ANAK KELOMPOK A DI TK ISLAM KHADIJAH PLUS
PENGARANG:AHMAD AFDAL ANSHARI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-04


Penelitian ini dilatarbelakangi pada rendahnya aktivitas, kemandirian dan 

hasil perkembangan aspek motorik halus anak dalam melipat kertas origami. 

Penyebab dari adanya permasalahan ini yaitu pembelajaran hanya berpusat pada 

guru, kurangnya bimbingan pada anak, kurangnya stimulus motorik halus pada 

anak, kurangnya pemanfaatan media pembelajaran. Solusi yang diberikan yaitu 

menggunakan kombinasi model project based learning (pjbl), explicit instruction

dengan media musically. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan 

aktivitas guru, dan menganalisis peningkatan aktivitas, kemandirian serta hasil 

aspek perkembangan motorik halus anak dalam melipat kertas origami. 

Pendekatan penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis 

penelitian tindakan kelas (PTK), subjek penelitian adalah kelompok A Tk Islam 

Khadijah Plus, berjumlah 20 anak. Instrumen yang digunakan yaitu lembar 

observasi aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil perkembangan. Teknik 

pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data 

menggunakan analisis deskriptif dan cross table dan interprestasi menggunakan 

persentase dan kriteria. Indikator keberhasilan aktivitas guru dikatakan berhasil 

apabila memperoleh skor ≥20 dengan kriteria “Baik”. Aktivitas anak dikatakan 

berhasil apabila secara klasikal dengan kategori “Hampir seluruh anak aktif”. 

Kemandirian anak dikatakan berhasil apabila secara klasikal mencapai kategori 

“Hampir seluruh anak mandiri”. Dan hasil perkembangan motorik halus secara 

klasikal dikatakan berhasil apabila secara klasikal mencapai kategori (BSH).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pertemuan 4 aktivitas guru 

telah melaksanakan langkah-langkah model pembelajaran dengan skor 32 

kategori “Sangat Baik”. Aktivitas anak telah mencapai indikator keberhasilan 

pada pertemuan 4 kategori “Hampir seluruh anak aktif”. Kemandirian anak telah 

mencapai indikator keberhasilan pada pertemuan 4 dengan kategori “Hampir 

seluruh anak mandiri” dan aspek motorik halus telah mencapai indikator 

keberhasilan pada pertemuan 4 dengan mendapatkan kategori BSH dan BSB.

Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan menggunakan 

kombinasi model project based learning (pjbl), explicit instruction dengan media 

musically dapat meningkatkan aktivitas, kemandirian dan hasil perkembangan 

motorik halus anak dalam melipat kertas origami. Melalui penelitian ini 

diharapkan bagi guru, kepala sekolah dan peneliti selanjutnya dapat menjadikan 

model ini sebagai salah satu alternatif pada saat memilih model pembelajaran 

khususnya untuk pengembangan aspek motorik halus anak dalam melipat kertas 

origami.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI