DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, KERJA SAMA, DAN KARAKTER WASAKA MUATAN IPAS MODEL LEARNMATCH PADA MURID KELAS IV SDN BERANGAS 1 | |
| PENGARANG | : | NAJMI ULYA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-04 |
Najmi Ulya. (2026) Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Keterampilan Kerja Sama, Karakter WASAKA (Kerja Keras), dan Hasil Belajar Murid pada Muatan IPAS Menggunakan Model LEARNMATCH di Kelas IV SDN Berangas 1. Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Dosen Pembimbing: Dr. Muhsinah Annisa, S.Si., M.Pd.
Kata Kunci: Keterampilan Berpikir Kritis, Keterampilan Kerja Sama, Karakter WASAKA, Hasil Belajar, Model LEARNMATCH.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis, keterampilan kerja sama, dan karakter WASAKA (kerja keras) murid pada muatan IPAS di kelas IV SDN Berangas 1. Hal tersebut disebabkan pembelajaran yang belum mampu mendorong murid untuk menganalisis masalah, memberikan solusi secara logis dan kreatif, bekerja sama secara aktif, serta menunjukkan sikap tekun dan tanggung jawab dalam belajar. Solusi yang diterapkan adalah penggunaan model LEARNMATCH. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, keterampilan kerja sama, dan karakter WASAKA.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat kali pertemuan di kelas IV SDN Berangas 1 tahun pelajaran 2025/2026. Subjek penelitian berjumlah 13 murid. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes tertulis individu dengan instrumen berupa lembar observasi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan kerja sama, karakter WASAKA, hasil belajar psikomotorik, serta tes keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan teknik analisis kualitatif dan Kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mengalami peningkatan dari pertemuan 1 sebesar 72% pada pertemuan 4 mencapai 100%. Aktivitas murid meningkat dari 31% pada pertemuan 1 menjadi 92% pada pertemuan 4. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari 8% pada pertemuan 1 menjadi 100% pada pertemuan 4. Keterampilan kerja sama meningkat dari 31% pada pertemuan 1 menjadi 100% pada pertemuan 4. Hasil belajar murid juga mengalami peningkatan, yaitu aspek kognitif dari 15% pada pertemuan 1 menjadi 100% pada pertemuan 4, aspek afektif karakter WASAKA dari 31% pada pertemuan 1 menjadi 92% pada pertemuan 4, dan aspek psikomotorik dari 31% pada pertemuan 1 menjadi 100% pada pertemuan 4.
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan model LEARNMATCH mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, keterampilan kerja sama, dan karakter WASAKA murid pada muatan IPAS. Model ini dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran inovatif di sekolah dasar.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI