DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, MINAT BELAJAR, DAN KOLABORASI MURID PADA MUATAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PESTA DI KELAS V SDN BERANGAS 1
PENGARANG:MAHDALINA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-04


Mahdalina. (2026) Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Minat Belajar, dan Kolaborasi Murid pada Muatan Matematika Menggunakan Model PESTAdi Kelas V SDN Berangas 1. Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Dosen Pembimbing: Herti Prastitasari, M.Pd.

Kata Kunci: Keterampilan Berpikir Kritis, Minat Belajar, Kolaborasi, Model PESTA

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis, minat belajar, dan kolaborasi murid pada muatan matematika di kelas V SDN Berangas 1 yang berdampak pada rendahnya hasil belajar murid. Kondisi ini disebabkan oleh soal latihan yang diberikan belum berbasis HOTS dan murid belum terbiasa menyelesaikan soal berbentuk cerita, pembelajaran belum didesain membuat murid aktif dan menyenangkan, serta belum menggunakan model pembelajaran kooperatif. Solusi terhadap permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan model PESTA. Tujuan dari penelitian ini adalah mendiskripsikan dan menganalisis aktivitas guru beserta aktivitas murid, serta menganalisi peningkatan keterampilan berpikir kritis, minat belajar, dan kolaborasi murid.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan dengan subjek murid kelas V SDN Berangas 1, yang berjumlah 16 orang murid (7 murid laki-laki dan 9 murid perempuan) pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes tertulis individu dengan insturmen berupa lembar observasi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, minat belajar, kolaborasi dan hasil belajar murid. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru mengalami peningkatan dari pertemuan 1 skor 26 (72%) pada pertemuan 4 mencapai 36 (100%). Aktivitas murid meningkat dari 19% pertemuan 1 menjadi 88% pada pertemuan 4. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari 19% pertemuan 1 menjadi 100% pada pertemuan 4. Minat belajar meningkat dari 38% pertemuan 1 menjadi 88% pada pertemuan 4. Kolaborasi meningkat dari 25% pertemuan 1 menjadi 94% pada pertemuan 4. Hasil belajar murid juga mengalamai peningkatan yaitu aspek kognitf dari 25% pertemuan 1 menjadi 100% pertemuan 4, aspek afektif dari 31% pertemuan 1 menjadi 100% pertemuan 4, dan aspek psikomotorik dari 25% pertemuan 1 menjadi 100% pertemuan 4.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika menggunakan model PESTA mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis, minat belajar, dan kolaborasi murid. Penelitian ini disarankan untuk kepala sekolah, guru, murid, dan pengawas sekolah sebagai alternatif penggunaan model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis, minat belajar, kolaborasi murid.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI