DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN, KETERAMPILAN BERBICARA DAN BERPIKIR KRITIS MENGGUNAKAN MODEL PINTAS PADA MURID KELAS V SDN KARANG MEKAR 6
PENGARANG:IDA RAHMAWATI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-04


Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan

membaca pemahaman, keterampilan berbicara, dan berpikir kritis murid kelas V

SDN Karang Mekar 6 pada muatan Bahasa Indonesia. Permasalahan tersebut

disebabkan oleh pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan berpusat pada

guru, penggunaan metode yang kurang bervariasi, rendahnya keterlibatan aktif

murid dalam memproses bacaan, serta belum optimalnya kemampuan murid dalam

mengemukakan gagasan secara logis dan sistematis. Solusi yang digunakan untuk

mengatasi permasalahan tersebut adalah penerapan model PINTAS yang

merupakan kombinasi dari model Problem Based Learning, Reciprocal Teaching,

dan Think Pair Share. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas guru,

menganalisis peningkatan aktivitas murid, keterampilan membaca pemahaman,

keterampilan berbicara, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar murid melalui

penerapan model PINTAS.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang

dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan. Subjek penelitian adalah 21 murid kelas V

SDN Karang Mekar 6, terdiri dari 11 murid perempuan dan 10 murid laki-laki, pada

semester genap tahun ajaran 2025/2026. Data aktivitas guru, aktivitas murid,

keterampilan membaca pemahaman, dan keterampilan berbicara diperoleh melalui

lembar observasi dan rubrik penilaian. Data keterampilan berpikir kritis dan hasil

belajar kognitif diperoleh melalui tes tertulis individu, dan data dianalisis secara

deskriptif menggunakan tabel, persentase, dan grafik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mencapai skor 87%

dengan kriteria sangat baik, aktivitas murid mencapai 86% dengan kriteria hampir

seluruh murid aktif, keterampilan membaca pemahaman murid meningkat dengan

presentase 86% dengan kriteria hampir seluruh murid terampil, keterampilan

berbicara murid mencapai 81% dengan kriteria hampir seluruh murid terampil,

keterampilan berpikir kritis murid mencapai 81% dengan kriteria hampir seluruh

murid terampil, dan hasil belajar murid meningkat dengan presentase 76% pada

aspek kognitif, 81% pada aspek afektif, dan 43% pada aspek psikomotorik.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model

PINTAS mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan

membaca pemahaman, keterampilan berbicara, keterampilan berpikir kritis, dan

hasil belajar murid pada muatan Bahasa Indonesia. Oleh karena itu, model PINTAS

dapat dijadikan sebagai alternatif model pembelajaran yang inovatif untuk

meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran di sekolah dasar.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI