DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH, KOMUNIKASI, DAN KERJA SAMA MURID PADA MATA PELAJARAN IPAS MENGGUNAKAN MODEL PESAT DI KELAS VA SDN PENGAMBANGAN 3 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | DELLA AISYAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-04 |
Aisyah, Della. (2026). Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah, Komunikasi, dan Kerja Sama Pada Mata Pelajaran IPAS Menggunakan Model PESAT di Kelas VA SDN Pengambangan 3 Banjarmasin. Skiripsi Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: Fathul Jannah, M.Pd.
Kata Kunci: Pemecahan Masalah, Komunikasi, Kerja Sama, Model PESAT
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan pemecahan masalah, komunikasi, dan kerja sama murid kelas VA pada mata pelajaran IPAS di SDN Pengambangan 3 Banjarmasin. Permasalahan tersebut disebabkan oleh pembelajaran berpusat pada gurumembuat murid pasif dan kurang terlibat langsung, pembelajaran belum menerapkan analisis mendalam terhadap ilustrasi gambar sehingga belum membawa murid pada proses pemecahan masalah, murid kurang aktif dalam menyampaikan pendapat maupun berdiskusi, guru belum menggunakan model pembelajaran yang memfasilitasi murid untuk aktif bekerja sama dalam kelompok untuk memecahkan masalah, dan murid belum terbiasa menghadapi soal berbasis HOTS. Solusinya adalah penerapan model PESAT yaitu kombinasi dari Problem Based Learning (PBL), Examples Non Examples, dan Scramble. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan murid, menganalisis peningkatan keterampilan pemecahan masalah, komunikasi, kerja sama, dan hasil belajar murid.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian tindakan kelas, dilaksanakan tiga pertemuan di kelas VA SDN Pengambangan 3 Banjarmasin tahun pelajaran 2025/2026. Subjeknya adalah 16 murid kelas VA. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, instrumen berupa lembar observasi aktivitas guru dan murid, keterampilan pemecahan masalah, komunikasi, kerja sama, dan tes hasil belajar, data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mengalami peningkatan hingga mencapai kriteria sangat baik. Aktivitas murid meningkat dari 50% pada pertemuan I, 63% pada pertemuan II, dan 88% pada pertemuan III. Keterampilan pemecahan masalah, komunikasi, dan kerja sama meningkat dari 56% pada pertemuan I , 75% pada pertemuan II, dan 94% pada pertemuan III. Hasil belajar murid dari 50% pada pertemuan I, 69% pada pertemuan II, dan 94% pada pertemuan III.
Berdasarkan hasil penelitian, model PESAT dapat meningkatkan aktivitas guru dan aktivitas murid, keterampilan pemecahan masalah, komunikasi, kerja sama, dan hasil belajar murid pada mata pelajaran IPAS di kelas VA SDN Pengambangan 3 Banjarmasin. Hasil penelitian diharapkan dapat dijadikan inovasi pembelajaran di sekolah dasar dan dapat dipergunakan dalam proses pembelajaran agar terjadinya peningkatan aktivitas dan keterampilan murid khususnya pada mata pelajaran IPAS.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI