DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR, KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH, DAN KERJA SAMA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL SOLID PADA SISWA KELAS II SDN ANTASAN KECIL TIMUR 1 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | PUTRI DWIYANA DAMAYANTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-04 |
ABSTRAK
Damayanti, Putri Dwiyana (2026). Meningkatkan Motivasi Belajar Keterampilan Pemecahan Masalah, Dan Kerjasama Mata Pelajaran Matematika Menggunakan Model SOLID Pada Siswa Kelas II SDN Antasan Kecil Timur 1 Banjarmasin,Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing:Maimunah, M. Pd.
Kata Kunci: Motivasi, Pemecahan Masalah, Kerjasama, SOLID.
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, motivasi belajar, pemecahan masalah, dan kerjasama siswa. Hal ini di sebabkan pembelajaran bersifat satu arah, kurangnya keaktifan siswa saat pembelajaran, tidak menggunakan model pembelajaran bervariasi, serta pembelajaran monoton. Upaya mengatasinya dengan menggunakan model SOLID. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis peningkatan aktivitas siswa, motivasi belajar, keterampilan pemecahan masalah, dan kerjasama, serta hasil belajar siswa.
Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang diterapkan secara terpadu dalam proses Peneleitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Subjek penelitian yaitu siswa kelas II SDN Antasan Kecil Timur 1 Banjarmasin yang berjumlah 28 orang, pada semester II tahun ajaran 2025/2026. Data diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, motivasi belajar, keterampilan pemecahan masalah, dan kerjasama, serta hasil belajar. Analisis data disajikan dalam bentuk deskriptif serta dijelaskan melalui tabel dan grafik.
Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas guru meningkat dari “Baik” menjadi “Sangat Baik”. Aktivitas siswa meningkat dari “Sangat Sedikit Siswa Sangat Aktif” menjadi “Hampir Seluruh Siswa Sangat Aktif”. Motivasi belajar meningkat dari kriteria “Sangat sedikit siswa sangat terampil” menjadi “Hampir seluruh siswa sangat terampil”. Keterampilan pemecahan masalah meningkat dari kriteria “Sangat sedikit siswa sangat terampil” menjadi “Hampir seluruh siswa sangat terampil”. Kerjasama meningkat dari kriteria “Sangat sedikit siswa sangat terampil” menjadi “Hampir seluruh siswa sangat terampil”. Sehingga hal ini berdampak pada hasil belajar kognitif siswa menjadi peningkatan secara klasikal.
Berdasarkan temuan dapat disimpulkan bahwa model SOLID dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, motivasi belajar, keterampilan pemecahan masalah, dan kerjasama, serta hasil belajar pada siswa. Disarankan penggunaan model tersebut sebagai alternatif dalam meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, motivasi belajar, keterampilan pemecahan masalah, dan kerjasama, serta hasil belajar.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI