DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA, BERPIKIR KRITIS, DAN KOLABORASI MURID KELAS 5 PADA MUATAN BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN “PROINJI” DI SDN PODOK 1
PENGARANG:DINA SAPITRI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-04


Sapitri, Dina (2026). Meningkatkan Keterampilan Berbicara, Berpikir Kritis, dan Kolaborasi Murid kelas 5 Pada Muatan Bahasa Indonesia Menggunakan Model Pembelajaran “Proinji” di SDN Podok 1.Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing : Dr. Novitawati, S.Psi., M.Pd,.

 

Kata Kunci: Meningkatkan, Keterampilan Berbicara, Berpikir Kritis, Kolaborasi Model Pembelajaran Proinji

 

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berbicara, berpikir kritis, dan kolaborasi murid dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Hal ini disebabkan karena penerapan model pembelajaran kurang bervariasi dan inovatif, pembelajaran tidak berpusat pada murid, murid tidak terbiasa mengerjakan soal berbasis masalah, dan kurangnya kepercayaan diri murid saat membacakan pendapatnya di depan kelas, serta murid belum terbiasa dengan kegiatan yang memerlukan kolaborasi yang baik. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan gabungan tiga model yaitu Problem Based Learning, Inkuiri, dan Jigsaw yang dinamai dengan nama model pembelajaran Proinji dalam pembelajaran. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas murid, menganalisis keterampilan berbicara, berpikir kritis, dan kolaborasi.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan. Setting penelitian adalah murid kelas 5 SDN Podok 1 yang berjumlah 22 murid terdiri 15 murid laki-laki dan 7 murid perempuan, pada semester 2 tahun ajaran 2025/2026. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berbicara, berpikir kritis, dan kolaborasi. Data kuantitatif diperoleh dari hasil belajar murid melalui teknik pengukuran dengan tes tertulis pada lembar kerja kelompok (LKK) dan soal evaluasi individu.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 sampai petemuan 3 meningkat dari skor 33 menjadi 43. Aktivitas murid secara klasikal pada pertemuan 1 sampai 3 meningkat dari 14% menjadi 91%. Keterampilan berbicara murid secara klasikal pada pertemuan 1 sampai 3 meningkat dari 4% menjadi 91%. Keterampilan berpikir kritis murid secara klasikal pada pertemuan 1 sampai 3 meningkat dari 32% menjadi 91%. Keterampilan kolaborasi murid secara klasikal pada pertemuan 1 sampai 3 meningkat dari 4% sampai 91%. Hasil belajar murid secara klasikal dari pertemuan 1 sampai 3 meningkat dari 50% menjadi 100%.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Proinji dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berbicara, berpikir kritis, dan kolaborasi murid. Disarankan model pembelajaran tersebut dapat dijadikan sebagai referensi alternatif dalam meningkatkan kualitas aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berbicara, berpikir kritis, dan kolaborasi murid.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI