DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN KREATIVITAS DAN MOTORIK HALUS ANAK MENGGUNAKAN POLAR BABE DI TK ISLAM AL-ZAHRAH MARTAPURA | |
| PENGARANG | : | HILMIYAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-05 |
Hilmiyah (2026) Mengembangkan Kreativitas Dan Motorik Halus Anak Menggunakan Polar Babe di Tk Islam Al-Zahrah Martapura.Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Prof. Drs. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D.
Kata Kunci: motorik halus; kreativitas; Project based learning; bahan bekas; metode praktik langsung.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kreativitas dan kemampuan motorik halus anak kelompok B TK Islam Al-Zahrah Martapura, khususnya dalam kegiatan menggunting sesuai pola. Hal ini disebabkan oleh kurang optimalnya stimulasi pembelajaran, penggunaan media yang kurang bervariasi, serta pembelajaran yang kurang melibatkan anak secara aktif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak, kreativitas anak, dan hasil perkembangan motorik halus anak melalui penerapan model POLAR BABE yang merupakan akronim dari PrOject based LeArning, pRaktik langsung, dan media BAhan BEkas.
Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan pada 13 anak kelompok B TK Islam Al-Zahrah Martapura. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif yang dijabarkan melalui cross tabulasi dan grafik serta disajikan dengan indikator keberhasilan perkembangan yang telah ditetapkan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aktivitas guru pada pertemuan pertama memperoleh persentase 59% kategori “Cukup Baik” dan meningkat hingga pertemuan keempat menjadi 97% kategori “Sangat Baik”. (2) Aktivitas anak pada pertemuan pertama memperoleh persentase 15% kategori “Hampir Tidak Ada Anak Aktif” dan meningkat hingga pertemuan keempat menjadi 92% kategori “Seluruh Anak Aktif”. (3) Kreativitas anak pada pertemuan pertama memperoleh persentase 8% kategori “Hampir Tidak Ada Anak Kreatif” dan meningkat hingga pertemuan keempat menjadi 85% kategori “Seluruh Anak Kreatif”. (4) Perkembangan motorik halus anak pada pertemuan pertama memperoleh persentase 23% kategori “Belum Berkembang” dan meningkat hingga pertemuan keempat menjadi 100% kategori “Berkembang Sangat Baik (BSB)”.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model POLAR BABE efektif dalam meningkatkan aktivitas guru, aktivitas anak, kreativitas anak, dan perkembangan motorik halus anak melalui kegiatan menggunting sesuai pola pada kelompok B TK Islam Al-Zahrah Martapura.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI