DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, KOMUNIKASI, DAN KOLABORASI MURID KELAS V PADA MATA PELAJARAN IPAS MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PGT DIBANTU PERMAINAN ENGKLEK DI SDN 4 GUNTUNG MANGGIS BANJARBARU | |
| PENGARANG | : | EMELIA FEBRIYANTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-05 |
Febriyanti, Emelia (2026). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis,
Komunikasi, dan Kolaborasi Murid Kelas V Pada Mata Pelajaran
IPAS Menggunakan Kombinasi Model PGT Dibantu Permainan
Engklek di SDN 4 Guntung Manggis Banjarbaru. Skripsi Jurusan
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Zain
Ahmad Fauzi, M.Pd.
Kata Kunci: Berpikir Kritis, Komunikasi, Kolaborasi, PGT, Permainan Engklek
Permasalahan penelitian adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis,
komunikasi, dan kolaborasi murid. Hal ini disebabkan karena murid yang kurang
dilibatkan aktif, pembelajaran berlangsung satu arah, kurangnya berpikir kritis,
komunikasi, dan kolaborasi murid, kurangnya penggunaan model yang menarik,
serta pembelajaran tanpa permainan. Solusi permasalahan ini adalah menggunakan
kombinasi model PGT dibantu permainan engklek. Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas murid, keterampilan
berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi dan hasil belajar murid.
Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang
dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah murid kelas VA
SDN 4 Guntung Manggis Banjarbaru, yang berjumlah 24 orang. Data yang diambil
merupakan data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas
murid, keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi murid serta data
kuantitatif untuk hasil belajar murid yang diperoleh melalui tes indikator
keberhasilan penelitian dengan ketuntasan belajar yaitu 80% murid mencapai
KKTP ≥80.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru memperoleh skor
100% dengan kriteria Sangat Baik, aktivitas murid memperoleh skor 88% dengan
kriteria Hampir Seluruh Murid Sangat Aktif, keterampilan berpikir kritis murid
memperoleh skor 92% dengan kriteria Hampir Seluruh Murid Sangat Terampil,
keterampilan komunikasi murid memperoleh skor 88% dengan kriteria Hampir
Seluruh Murid Sangat Terampil, keterampilan kolaborasi murid memperoleh skor
96% dengan kriteria Hampir Seluruh Murid Sangat Terampil dan hasil belajar
murid memperoleh skor 100% dengan kriteria mencapai tuntas.
Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan
kombinasi model PGT dibantu permainan engklek mampu meningkatkan aktivitas
guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi serta
hasil belajar. Penelitian ini disarankan untuk guru, kepala sekolah, pengawas
sekolah, dan peneliti lain sebagai alternatif penggunaan model pembelajaran yang
inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI