DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, KOMUNIKASI, DAN KOLABORASI MUATAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PSN MURID KELAS III SDN SEBERANG MESJID 1
PENGARANG:SOFIE DHIYA MAHARANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-05


Maharani, Sofie Dhiya (2026). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, 

Komunikasi, dan Kolaborasi Muatan Matematika Menggunakan Kombinasi 

Model PSN Murid Kelas III SDN Seberang Mesjid 1. Skripsi Program Studi 

Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Lambung Mangkurat 

Banjarmasin. Zain Ahmad Fauzi, M. Pd

Kata Kunci: Berpikir Kritis, Komunikasi, Kolaborasi, PSN

Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih rendahnya keterampilan 

berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi murid pada pembelajaran Matematika. 

Murid mengalami kesulitan dalam menalar permasalahan, kurang percaya diri 

dalam menyampaikan pendapat, serta cenderung pasif dan bergantung pada teman 

saat kegiatan kelompok. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya keaktifan dan 

hasil belajar murid. Solusi yang diterapkan untuk mengatasi permasalahan tersebut 

adalah penggunaan kombinasi model Problem Based Learning (PBL), Student 

Teams Achievement Division (STAD), dan Numbered Heads Together (NHT). 

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru serta menganalisis 

peningkatan aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, 

keterampilan kolaborasi, dan hasil belajar murid. 

Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 

yang dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan. Subjek penelitian adalah murid kelas 

III SDN Seberang Mesjid 1 Banjarmasin yang berjumlah 24 orang, terdiri atas 14 

murid perempuan dan 10 murid laki-laki. Data yang dikumpulkan berupa data 

kualitatif melalui observasi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir 

kritis, komunikasi, dan kolaborasi, serta data kuantitatif berupa hasil belajar yang 

diperoleh melalui tes evaluasi. 

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada setiap pertemuan. 

Aktivitas guru mencapai skor 32 dengan persentase 100% dan berkategori Sangat 

Baik. Aktivitas murid mencapai persentase 92% dengan kategori Hampir 

Seluruhnya Aktif. Keterampilan berpikir kritis mencapai persentase 83% dengan 

kategori Hampir Seluruhnya Terampil. Keterampilan komunikasi mencapai

persentase 83% dengan kategori Hampir Seluruhnya Terampil. Keterampilan 

kolaborasi mencapai persentase 92% Dengan kategori Hampir Seluruhnya 

Terampil. Hasil belajar murid secara klasikal mencapai 92% dengan kategori 

Tuntas. 

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan 

kombinasi model Problem Based Learning (PBL), Student Teams Achievement 

Division (STAD), dan Numbered Heads Together (NHT) efektif dalam 

meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, 

komunikasi, kolaborasi, serta hasil belajar murid pada pembelajaran Matematika. 

Model ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran inovatif untuk 

meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar di sekolah dasar.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI