DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS,KOLABORASI,MOTIVASI BELAJAR PADA MUATAN PENDIDIKAN PANCASILA MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PTN DIBANTU MEDIA PAPIN PADA MURID KELAS IVA SDN KUIN CERUCUK 4 BANJARMASIN
PENGARANG:LADYA MARIAMA PUSPITA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-05


Puspita, Ladya Mariama (2026). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis,

Kolaborasi, Motivasi Belajar pada muatan pendidikan pancasila

menggunakan kombinasi model PTN dibantu media PAPIN Pada Murid

kelas IVA SDN Kuin Cerucuk 4 Banjarmasin. Skripsi Jurusan Pendidikan

Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas

Lambung Mangkurat. Pembimbing: Zain Ahmad Fauzi, M.Pd

Kata Kunci : Berpikir Kritis, Kolaborasi, Motivasi Belajar, Model PTN, Media

PAPIN.

Permasalahan yang terdapat dalam penelitian ini merupakan masih kurangnya

aktivitas murid dalam mengikuti pembelajaran, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi

serta motivasi belajar yang masih rendah, hal ini disebabkan karena pembelajaran

masih bersifat satu arah, kegiatan kelompok yang jarang dilakukan, serta kurangnya

motivasi belajar untuk meningkatkan semangat belajar murid. Upaya yang dapat

dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan menerapkan kombinasi

model Problem Based Learning, Team Games Tournament, Number Head Together

dibantu media PAPIN. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas

guru, aktivitas murid dan menganalisis peningkatan keterampilan Berpikir kritis,

Kolaborasi serta Motivasi Belajar murid pada pembelajaran Pendidikan Pancasila.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan

dalam 4 pertemuan. Subjek penelitian ini adalah murid kelas IVA SDN Kuin Cerucuk

4 Banjarmasin, yang berjumlah 16 orang murid. Data yang diambil merupakan data

kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan

berpikir kritis, kolaborasi dan motivasi belajar. Serta Data kuantitatif untuk hasil

belajar murid yang diperoleh melalui tes tertulis. Indikator keberhasilan ditunjukkan

apabila ≥80% murid sangat aktif dan terampil dalam berpikir kritis, kolaborasi dan

motivasi belajar, serta mencapai nilai hasil belajar ≥80 secara individual.

Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pada pertemuan 1 hingga

pertemuan 4 dengan perolehan aktivitas guru dalam melaksanakan model pembelajaran

yakni mendapatkan kriteria "Sangat Baik" di pertemuan 1 hingga pertemuan 4.

Aktivitas Murid pada pertemuan 1 hingga pertemuan 4 terjadi peningkatan dari

“Sebagian kecil aktif” menjadi “Hampir seluruhnya aktif”. Keterampial berpikir kritis,

Kolaborasi serta Motivasi Belajar terdapat peningkatan dari pertemuan 1 hingga 4 dari

kriteria “Sebagian kecil Terampil” meningkat sehingga “Hampir seluruhnya terampil”.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan

kombinasi model PTN mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas Murid,

keterampilan berpikir kritis, kolaborasi dan Motivasi belajar. Penelitian ini disarankan

untuk kepala sekolah, guru, dan peneliti selanjutnya sebagai alternatif penggunaan

model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI