DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENGEMBANGKAN KREATIVITAS DAN MOTORIK HALUS MENGGUNAKAN PRODEWA PADA ANAK KELOMPOK B DI PAUD NEGERI PEMBINA II BANJARMASIN UTARA
PENGARANG:MUHAMMAD ANWARI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-05


ABSTRAK

Anwari, Muhammad. 2026. Mengembangkan Kreativitas dan Motorik Halus Menggunakan Prodewa Pada Anak Kelompok B Di PAUD Negeri Pembina II Banjarmasin Utara. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Prof. Drs. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D.

Kata Kunci: Kreativitas, Kertas Warna, Motorik Halus, Project Based Learning; Demonstrasi.

            Permasalahan dalam penelitian ini adalah hasil kreativitas anak dan hasil perkembangan motorik halus anak pada kelompok B dalam kegiatan melipat dan mengolah bentuk. Hal ini disebabkan karena kurangnya variasi pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada anak untuk berkreasi dan melatih koordinasi mata serta tangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak, kreativitas anak, dan menganalisis hasil perkembangan motorik halus anak dalam kegiatan melipat dan mengolah bentuk. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas, yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan, setting penelitian pada anak kelompok B PAUD Negeri Pembina II Banjarmasin Utara yang berjumlah 16 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, wawancara dan penilaian pada kegiatan melipat dan mengolah bentuk. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif analisis serta cross tabulasi yang dijabarkan dengan tabel, grafik, interpretasi melalui persentase dan disajikan dengan indikator keberhasilan perkembangan yang ditetapkan.

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aktivitas guru pada pertemuan 1 mendapatkan skor 16 kategori “Cukup Baik” dan terus meningkat hingga pertemuan ke-4 mendapatkan skor 27 kategori “Sangat Baik”. (2) Aktivitas anak pada pertemuan 1 mendapat persentase 25% kategori “Kurang Aktif” dan terus meningkat hingga pertemuan 4 mencapai 94% kategori “Sangat Aktif”. (3) Kreativitas anak pada pertemuan 1 mendapat persentase 31,2% dan terus meningkat hingga pertemuan 4 mencapai 100% kategori “Sangat Kreatif” dan Hasil perkembangan motorik halus pada pertemuan 1 mendapat persentase 25% dan terus meningkat hingga pertemuan 4 mencapai 94% anak berhasil berkembang kategori “Berkembang Sangat Baik”.

            Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Project Based Learning, Demonstrasi dan Media Kertas Warna dapat mengembangkan aktivitas guru, aktivitas anak, kreativitas anak dan hasil perkembangan motorik halus. Disarankan bagi kepala sekolah, guru dan penelitian berikutnya dapat menjadi bahan informasi untuk memperbaiki pembelajaran pada anak.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI