DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Meningkatkan Keterampilan Pemahaman Konsep, Komunikasi Lisan, Dan Kerja Sama Menggunakan Model PANDAI Pada Murid Kelas IV SDN Belitung Selatan 1 | |
| PENGARANG | : | ISMAYANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-05 |
Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya keterampilan pemahaman konsep, komunikasi lisan, dan kerja sama murid pada mata pelajaran Bahasa Indonesia akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurang melibatkan murid secara aktif. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diterapkan model PANDAI yang mengombinasikan Problem Based Learning, Discovery Learning, dan Think Pair Share. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas guru dan murid serta menganalisis keterampilan pemahaman konsep, komunikasi lisan, kerja sama, dan hasil belajar murid.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan yang dilaksanakan selama 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah murid kelas 4 SDN Belitung Selatan 1, yang berjumlah 30 orang murid, pada semester 2, tahun ajaran 2025/2026. Data kualitatif diambil melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan pemahaman konsep, komunikasi lisan, dan kerja sama, serta hasil belajar siswa yang diperoleh dari tes kelompok dan individu. Analisis data yang disajikan yaitu berupa deskripsi, tabel, dan grafik.
Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru meningkat dari skor 25 pada pertemuan 1 menjadi 32 pada pertemuan 4 dengan kriteria "sangat baik". Aktivitas murid meningkat dari 30% pada pertemuan 1 menjadi 87% pada pertemuan 4 dengan kriteria "hampir seluruh murid sangat aktif". Keterampilan pemahaman konsep meningkat dari 27% menjadi 90%, komunikasi lisan dari 24% menjadi 87%, dan kerja sama dari 30% menjadi 93% pada pertemuan 1 hingga pertemuan 4, seluruhnya berkriteria "hampir seluruh murid sangat terampil". Hasil belajar juga meningkat, meliputi aspek kognitif dari 47% menjadi 90%, afektif dari 47% menjadi 100%, dan psikomotorik dari 37% menjadi 100% dari pertemuan 1 hingga pertemuan 4.
Berdasarkan hasil penelitian, penerapan model PANDAI mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan pemahaman konsep, komunikasi lisan, kerja sama, dan hasil belajar murid pada pembelajaran Bahasa Indonesia.Dengan demikian, model PANDAI efektif diterapkan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI