DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH LEADERSHIP STYLE DAN ROLE CONFLICT TERHADAP EMPLOYEE PERFORMANCE DENGAN JOB SATISFACTION SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PEGAWAI ASN SEKRETARIAT DPRD KOTA BANJARMASIN
PENGARANG:WINA RIZKY AURILIA HARIYADI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-05


Wina Rizky Aurilia Hariyadi. Pengaruh Leadership Style dan Role Conflict terhadap Employee Performance dengan Job Satisfaction sebagai Variabel Mediasi pada Pegawai ASN Sekretariat DPRD Kota Banjarmasin. Dibimbing oleh Meiske Claudia.

Sekretariat DPRD Kota Banjarmasin memiliki lingkungan kerja yang kompleks karena menjalankan fungsi administrasi pemerintahan, memberikan dukungan terhadap kegiatan kedewanan, serta melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Kondisi tersebut dapat membuat pegawai menghadapi arahan dan tuntutan kerja yang beragam sehingga leadership style, role conflict, dan job satisfaction menjadi faktor penting dalam mendukung employee performance. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh leadership style dan role conflict terhadap employee performance, baik secara langsung maupun melalui job satisfaction sebagai variabel mediasi pada pegawai ASN Sekretariat DPRD Kota Banjarmasin.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Populasi penelitian berjumlah 44 pegawai ASN, yang terdiri atas 41 PNS dan 3 PPPK. Seluruh anggota populasi dijadikan responden dengan menggunakan teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa leadership style berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee performance dan job satisfaction. Role conflict berpengaruh negatif dan signifikan terhadap employee performance dan job satisfaction. Selanjutnya, job satisfaction berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee performance. Hasil pengujian pengaruh tidak langsung menunjukkan bahwa job satisfaction tidak memediasi pengaruh leadership style terhadap employee performance. Sebaliknya, job satisfaction memediasi pengaruh role conflict terhadap employee performance, meskipun pengaruh mediasi tersebut berada pada batas signifikansi.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan yang efektif dapat meningkatkan kepuasan dan kinerja pegawai secara langsung melalui kejelasan arahan, koordinasi, pengawasan, dan pembagian tugas. Sebaliknya, tuntutan dan ekspektasi pekerjaan yang saling bertentangan dapat menurunkan kepuasan serta kinerja pegawai. Oleh karena itu, organisasi perlu memperkuat koordinasi kerja, memperjelas kewenangan dan prioritas tugas, serta menjaga konsistensi arahan yang diberikan kepada pegawai.

Kata kunci: leadership style, role conflict, job satisfaction, employee performance, pegawai ASN.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI