DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH, BERPIKIR KRITIS DAN KOLABORASI MELALUI KOMBINASI MODEL PBL, RME DAN TGT PADA MURID KELAS V SDN TELUK TIRAM 2 BANJARMASIN
PENGARANG:NAZWANI DWI PUTRIA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-05


Putria, Nazwani Dwi. (2026). Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah, Berpikir Kritis, dan Kolaborasi Menggunakan Kombinasi Model PBL, RME dan TGT pada Pembelajaran Matematika Kelas V SDN Teluk Tiram 2 Banjarmasin. Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Tika Puspita Widya Rini., M.Pd 

 

Kata Kunci: Pemecahan Masalah, Berpikir Kritis, Kolaborasi, PBL, RME

 

Rendahnya keterampilan pemecahan masalah, berpikir kritis, kolaborasi, serta hasil belajar murid pada pembelajaran matematika menjadi dasar pelaksanaan penelitian ini. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran belum sepenuhnya mampu melibatkan murid secara aktif dalam memahami konsep maupun menyelesaikan permasalahan. Sebagai alternatif perbaikan, diterapkan kombinasi model Problem Based Learning, Realistic Mathematics Education, dan Team Games Tournament. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas murid serta menganalisis peningkatan keterampilan pemecahan masalah, berpikir kritis, kolaborasi, dan hasil belajar murid.

Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus atau empat kali pertemuan. Penelitian dilakukan pada 25 murid kelas V SDN Teluk Tiram 2 Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi menggunakan lembar observasi aktivitas guru dan murid, rubrik penilaian keterampilan, serta tes hasil belajar. Selanjutnya, data dianalisis secara deskriptif menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif.

Hasil penelitian memperlihatkan bahwa aktivitas guru mencapai kriteria Sangat Baik, sedangkan aktivitas murid berada pada kategori Sangat Aktif. Keterampilan pemecahan masalah, berpikir kritis, dan kolaborasi mengalami peningkatan pada setiap pertemuan hingga memenuhi indikator keberhasilan. Hasil belajar murid juga meningkat dengan ketuntasan belajar secara individu maupun klasikal mencapai lebih dari ≥80%.

Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kombinasi model Problem Based Learning, Realistic Mathematics Education, dan Team Games Tournament mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan pemecahan masalah, berpikir kritis, kolaborasi, serta hasil belajar murid pada pembelajaran matematika. Kombinasi ketiga model tersebut dapat dijadikan salah satu alternatif pembelajaran yang mendukung terciptanya proses belajar yang lebih aktif, bermakna, dan berpusat pada murid.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI