DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, MOTIVASI BELAJAR, DAN KOLABORASI MURID KELAS IV MATA PELAJARAN IPAS MENGGUNAKAN MODEL PANTAU DAN MEDIA INTERACTIVE MAP DI SDN SUNGAI MIAI 10 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | LINA INDRIYANTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-05 |
Indriyanti, Lina 2026. Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Motivasi Belajar, dan Kolaborasi Murid Kelas IV Mata Pelajaran IPAS Menggunakan Model PANTAU dan Media Interactive Map di SDN Sungai Miai 10 Banjarmasin. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Diani Ayu Pratiwi, M.Pd. Kata kunci: Berpikir Kritis, Motivasi Belajar, Kolaborasi, PANTAU, Media Interactive Map Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis, motivasi belajar, dan kolaborasi murid pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh pembelajaran yang masih cenderung berpusat pada guru, kurangnya keterlibatan aktif murid dalam proses pembelajaran, serta penggunaan media pembelajaran yang belum optimal. Hal ini berdampak pada kurangnya pengembangan keterampilan abad 21 yang diperlukan murid dalam menghadapi tuntutan pembelajaran di era modern. Sebagai upaya mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan model pembelajaran PANTAU berbantuan media Interactive Map untuk menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, interaktif, dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas pembelajaran serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, motivasi belajar, dan kolaborasi murid melalui penerapan model tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan selama 4 kali pertemuan. Subjek penelitian adalah murid kelas IV SDN Sungai Miai 10 Banjarmasin. Data diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, motivasi belajar, dan kolaborasi murid. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan penyajian dalam bentuk narasi, tabel, dan persentase untuk melihat perkembangan setiap indikator selama tindakan berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari 82% menjadi 100% dengan kriteria sangat baik. Aktivitas murid meningkat dari 33% menjadi 93% dengan kriteria hampir seluruh murid sangat aktif. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari 30% menjadi 90% dengan kriteria hampir seluruh murid terampil. Keterampilan motivasi belajar meningkat dari 38% menjadi 89% dengan kriteria hampir seluruh murid sangat terampil. Keterampilan kolaborasi meningkat dari 56% menjadi 93% dengan kriteria hampir seluruh murid sangat terampil. Peningkatan pada berbagai aspek tersebut berdampak terhadap hasil belajar murid yang meningkat dari 33% menjadi 93% secara klasikal. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model PANTAU berbantuan media Interactive Map dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas muri, keterampilan berpikir kritis, motivasi belajar, kolaborasi murid, dan hasil belajar murid pada mata pelajaran IPAS. Oleh karena itu, disarankan untuk guru, kepala sekolah, dan peneliti seanjutnya untuk mempertimbangkan model dan media ini sebagai alternatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI