DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF, MEMECAHKAN MASALAH, DAN KERJASAMA MATA PELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL TAPANG PADA SISWA KELAS V SDN PASAR LAMA 3 BANJARMASIN
PENGARANG:NI WAYAN SETIYAWATI ASTIN BAKTI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-05


Bakti, Ni Wayan Setiyawati Astin (2026), Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif, Memecahkan Masalah, Dan Kerjasama Mata Pelajaran Matematika Menggunakan Model Tapang  Pada Siswa Kelas V Sdn Pasar Lama 3 Banjarmasin, Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing:Akhmad Riandy Agusta, M. Pd.

Kata Kunci: Berpikir Kreatif, Memecahkan Masalah, Kerjasama, TAPANG.

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, keterampilanberpikir kreatif, memecahkan masalah, dan kerjasama siswa. Hal ini di sebabkan pembelajaran bersifat satu arah, kurangnya keaktifan siswa saat pembelajaran, tidak menggunakan model pembelajaran bervariasi, serta pembelajaran monoton. Upaya mengatasinya dengan menggunakan model TAPANG. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis peningkatan aktivitas siswa, keterampilan berpikirmemecahkan masalah, dan kerjasama, serta hasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitataif dengan jenis penelitain Tindakan Kelas yang dilaksanakan sebanyak 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Pasar Lama 3 Banjarmasin semester II tahun ajaran 2025/2026 yang berjumlah 287 siswa. Data kualitatif diperoleh dari observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kreatif, keterampilan memecahkan masalah, dan kerjasama, sedangkan data kuantitatif diperoleh dari pengukuran tes tertulis secara individu dan kelompok.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari skor 26 menjadi 32 dengan kriteria "Sangat Baik". Aktivitas siswa meningkat dari 18% menjadi 89% secara klasikal dengan kriteria "Hampir Seluruh Siswa Sangat Aktif". Keterampilan berpikir kreatif meningkat dari 18% menjadi 86% secara klasikal dengan kriteria "Hampir Seluruh Siswa Sangat Terampil", Keterampilan memecahkan masalah meningkat dari 18% menjadi 89% secara klasikal dengan kriteria "Hampir Seluruh Siswa Sangat Terampil", sedangkan keterampilan kerjasama meningkat dari 18% menjadi 86% secara klasikal dengan kriteria "Hampir Seluruh Siswa Sangat Terampil", Peningkatan beberapa aspek tersebut berdampak terhadap hasil belajar yang meningkat dari 46% menjadi 100%.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran TAPANG mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikitr kreatif, memecahkan masalah, dan kerjasama, serta hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika kelas V SDN Pasar Lama 3 Banjarmasin. Penelitian ini disarankan untuk kepala sekolah, guru, dan peneliti selanjutnya sebagai alternatif penggunaan model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI