DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KECERDASAN VERBAL-LINGUISTIK MURID KELAS V MENGGUNAKAN MODEL PROCESS + MEDIA LIN-CRESS PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SDN MAWAR 7 BANJARMASIN
PENGARANG:AMELIA ANWARAL MAULIDA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-05


ABSTRAK

Maulida, Amelia Anwaral (2026), Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kecerdasan Verbal-Linguistik Murid Kelas V Menggunakan Model PROCESS + Media Lin-Cress pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SDN Mawar 7 Banjarmasin, Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat.Pembimbing : Prof. Drs. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D

Kata Kunci: Problem Based Learning, Cooperative Integrated Reading and Composition, Media Scramble, Berpikir Kritis, Kecerdasan Verbal-Linguistik.

            Permasalahan di kelas V B SDN Mawar 7 Banjarmasin adalah rendahnya keterlibatan murid, keterampilan berpikir kritis dan kecerdasan verbal-linguistik akibat komunikasi satu arah, kurang variatif, serta terbatasnya media konkret, yang berdampak pada rendahnya ketuntasan klasikal hasil belajar yang hanya mencapai 36%. Solusi  yang diterapkan adalah kombinasi model PROCESS yang merupakan gabungan model Problem Based Learning (PBL), Cooperative Integrated Reading and Composition dan media scramble berbantuan media LIN-CRESS. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas guru dan murid, serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, kecerdasan verbal-linguistik, dan hasil belajar murid.

            Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam 3 pertemuan dengan subjek 25 murid kelas V B tahun pelajaran 2025/2026 melalui pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, dan kecerdasan verbal-linguistik. Data kuantitatif diperoleh melalui tes tertulis evaluasi mandiri di akhir pertemuan. Teknik analisis menggunakan deskriptif kualitatif dan analisis kecenderungan lintas faktor melalui metode tabulasi silang (cross  tabulationanalysis) untuk melihat hubungan antar variabel tindakan, menguji keterkaitan, serta memetakan kecenderungan linear antara peningkatan kualitas pembelajaran dan keaktifan murid dari pertemuan ke pertemuan.

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 hingga 3 mengalami peningkatan konsisten mencapai kriteria "Sangat Baik". Aktivitas murid secara klasikal mengalami peningkatan dari kriteria “Cukup Aktif menjadi “Sangat Aktif. Keterampilan berpikir kritis murid mengalami peningkatan hingga mencapai kriteria "Sangat Terampil". Kecerdasan verbal-linguistik murid juga meningkat hingga mencapai kriteria "Sangat Tinggi". Peningkatan seluruh faktor ini berdampak positif pada ketuntasan klasikal hasil belajar kognitif murid yang berhasil mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan.

            Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model PROCESS berbantuan media LIN-CRESS terbukti efektif meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, kecerdasan verbal-linguistik, serta hasil belajar murid. Hasil penelitian ini disarankan kepada kepala sekolah, guru, dan peneliti lain sebagai salah satu alternatif model pembelajaran inovatif yang menyenangkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI