DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, KOLABORASI DAN KOMUNIKASI SISWA KELAS V MATA PELAJARAN IPAS MENGGUNAKAN MODEL PESAT DI SDN ANTASAN KECIL TIMUR 3 BANJARMASIN
PENGARANG:LUTFI AZZAH ARIFINA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-05


Arifina, Lutfi Azzah (2026). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Kolaborasi dan Komunikasi Siswa Kelas V Mata Pelajaran IPAS Menggunakan Model PESAT Di SDN Antasan Kecil Timur 3 Banjarmasin.Skripsi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Prof. Drs. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D.

 

 

 

Kata Kunci: Berpikir Kritis, Kolaborasi dan Komunikasi, Model Problem-Based Learning, Student Teams Achievement Divisions dan Teams Games Tournament

 

 

 

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya aktivitas siswa,  keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh pembelajaran  berfokus kepada penyampaian materi, ketergantungan dalam memperoleh informasi secara instan tanpa mengetahui sebab dan akibat, serta terbiasa bekerja secara individu dan pengaruh teknologi  media sosial. Upaya yang dapat dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran PESAT kombinasi dari Problem-Based Learning, Student Teams Achievement Divisions dan Teams Games Tournament. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi dan hasil belajar siswa.

 

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 4 pertemuan. Subjek penelitian adalah 22 siswa kelas V SDN Antasan Kecil Timur 3 Banjarmasin, pada semester genap 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif dikumpulkan berdasarkan observasi semua variabel penelitian.  Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dan cross tabulasi yang dijabarkan dengan tabel, grafik, dan interpretasi dengan persentase.

 

Hasil Penelitian menunjukan secara signifikan meningkat setiap pertemuan. Aktivitas guru meningkat dari kriteria baik menjadi sangat baik, aktivitas siswa dari kriteria Sebagian kecil siswa sangat aktif menjadi hampir seluruh siswa sangat aktif. Keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi dari sebagian kecil siswa sangat terampil menjadi hampir seluruh siswa sangat terampil. Hal ini berdampak pada hasil belajar siswa pada ranah kognitif, afektif, psikomotorik dari kriteria sebagian kecil siswa sangat tuntas menjadi hampir seluruh siswa sangat tuntas.

 

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model PESAT dapat meningkatkan aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi  serta hasil belajar ranah kognitif, afektif dan psikomotorik. Penelitian ini disarankan untuk kepala sekolah, guru, siswa, pengawas sekolah dan peneliti selanjutnya sebagai alternatif penggunaan model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran

 

 

 

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI