DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERAN DINAS PERDAGANGAN DAN PERINDUSTRIAN KOTA BANJARMASIN DALAM KOORDINASI DAN KERJA SAMA TERKAIT PENGELOLAAN BAHAN POKOK GUNA MENDUKUNG PEMENUHAN KEBUTUHAN MASYARAKAT | |
| PENGARANG | : | NOR ALIFAH NABILAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-05 |
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin dalam melaksanakan koordinasi dan kerja sama terkait pengelolaan bahan pokok guna mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat. Penelitian ini difokuskan pada pelaksanaan tugas dan fungsi, koordinasi, kerja sama, serta tanggung jawab dan akuntabilitas dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3), pedagang bahan pokok, serta masyarakat. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sehingga diperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai peran Disperdagin dalam pengelolaan bahan pokok.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin telah melaksanakan perannya melalui pelaksanaan tugas dan fungsi, koordinasi, kerja sama, serta tanggung jawab dan akuntabilitas dalam pengelolaan bahan pokok. Pelaksanaan tugas dilakukan melalui pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok, pengawasan distribusi, serta pelaksanaan operasi pasar dan pasar murah sebagai upaya menjaga stabilitas harga. Koordinasi dilaksanakan bersama DKP3, Perum Bulog, dan instansi terkait lainnya untuk memantau kondisi pasokan dan perkembangan harga, sedangkan kerja sama dilakukan guna mendukung kelancaran distribusi dan menjamin ketersediaan bahan pokok. Tanggung jawab dan akuntabilitas diwujudkan melalui pelaksanaan tugas sesuai ketentuan, penyampaian informasi kepada masyarakat, dan evaluasi program. Namun demikian, pelaksanaan peran tersebut masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, fluktuasi harga, serta ketergantungan pasokan dari luar daerah yang memengaruhi efektivitas pengelolaan bahan pokok.
Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin disarankan untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan instansi terkait, meningkatkan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok, serta mengoptimalkan program stabilisasi harga agar pengelolaan bahan pokok semakin efektif dalam mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI