DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS, KERJA SAMA DAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS IV PENDIDIKAN PANCASILA MENGGUNAKAN MODEL SINAR DI SDN KELAYAN SELATAN 9 | |
| PENGARANG | : | EKA DIAH NUR APRILIANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-05 |
Eka Diah Nur Apriliani, 2026. Meningkatkan Berpikir Kritis, Kerja Sama dan Pemecahan Masalah siswa Kelas IV Pendidikan Pancasila Menggunakan Model SINAR di SDN Kelayan Selatan 9. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Dr. Yogi Prihandoko, S.Pd., M.Pd.
Kata Kunci: Berpikir Kritis, Kerja Sama, Pemecahan Masalah, Problem Based Learning, Teams Games Tournament, Numbered Head Together.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis, kerja sama, dan pemecahan masalah siswa kelas IV pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SDN Kelayan Selatan 9. Solusi yang ditawarkan adalah penerapan model pembelajaran SINAR, yaitu kombinasi Problem Based Learning, Teams Games Tournament, dan Numbered Head Together. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kerja sama, pemecahan masalah, serta hasil belajar siswa.
Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Tempat penelitian di SDN Kelayan Selatan 9 dengan subjek 17 siswa kelas IV. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes, dengan instrumen berupa lembar observasi aktivitas dan keterampilan, serta soal evaluasi hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari pertemuan pertama hingga keempat. Aktivitas guru meningkat dari skor 26 (Baik) menjadi 40 (Sangat Baik). Aktivitas siswa meningkat dari 12% menjadi 82% dengan kriteria hampir seluruh siswa sangat aktif. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari 12% menjadi 82%, kerja sama dari 18% menjadi 88%, dan pemecahan masalah dari 12% menjadi 82%. Selain itu, hasil belajar siswa pada ranah afektif, kognitif, dan psikomotorik mencapai ketuntasan klasikal sebesar 82%.
Disimpulkan bahwa model pembelajaran SINAR efektif meningkatkan aktivitas, keterampilan berpikir kritis, kerja sama, pemecahan masalah, dan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil ini, disarankan kepada guru untuk mengimplementasikan model SINAR sebagai alternatif pembelajaran Pendidikan Pancasila yang interaktif guna mengembangkan keterampilan abad 21 siswa secara optimal.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI