DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Meningkatkan Keterampilan Berpikit kritis, kolaborasi, dan komunikasi mata pelajaran IPAS menggunakan model BERANI pada murid kelas IV SDN Kelayan Timur 3 Banjarmasin | |
| PENGARANG | : | REYAN MAULANA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-05 |
Maulana, Reyan. 2026. Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Kolaborasi, dan Komunikasi pada Muatan IPAS Kelas IV Menggunakan Model BERANI di SDN Kelayan Timur 3 Banjarmasin. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: Fathul Jannah, M.Pd.
Kata Kunci: Aktivitas, Keterampilan Berpikir Kritis, Kolaborasi, Komunikasi, Model BERANI.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas belajar, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan hasil belajar murid pada muatan IPAS di kelas IV SDN Kelayan Timur 3 Banjarmasin. Kondisi tersebut disebabkan oleh rendahnya keaktifan murid dalam pembelajaran, kurangnya kemampuan berpikir kritis dalam menganalisis permasalahan, rendahnya kolaborasi dalam kerja kelompok, serta belum optimalnya kemampuan berkomunikasi dalam menyampaikan pendapat. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui penerapan model BERANI, yaitu kombinasi Problem Based Learning (PBL), Discovery Learning, dan Role Playing. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru serta menganalisis peningkatan aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga pertemuan. Subjek penelitian berjumlah 23 murid kelas IV SDN Kelayan Timur 3 Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan murid, penilaian keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, serta hasil belajar murid dan dianalisis secara deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat pada pertemuan 1 dari skor 25 menjadi 30 pada pertemuan 3 dengan kriteria "Sangat Baik". Aktivitas murid meningkat pada pertemuan 1 dari 43% menjadi 83% pada pertemuan 3 dengan kategori "Sangat Aktif". Keterampilan berpikir kritis murid meningkat pada pertemuan 1 dari 48% menjadi 83% pada pertemuan 3, keterampilan kolaborasi meningkat pada pertemuan 1 dari 43% menjadi 87% pada pertemuan 3, dan keterampilan komunikasi murid juga meningkat pada pertemuan 1 dari 35% menjadi 83% pada pertemuan 3 dengan kategori "Sangat Terampil".
Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model BERANI mampu meningkatkan aktivitas belajar, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan hasil belajar murid pada muatan IPAS serta dapat menjadi alternatif pembelajaran di sekolah dasar dan referensi bagi penelitian selanjutnya.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI