DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN, BERPIKIR KRITIS, DAN BERBICARA MURID MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERCERITA DI KELAS 5 SDN TELAGA BIRU 6 BANJARMASIN
PENGARANG:TIARA NURHAPSARI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-05


Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas murid,

keterampilan membaca pemahaman, berpikir kritis, dan berbicara pada murid kelas

5 SDN Telaga Biru 6. Penyebab dari permasalahan tersebut yaitu rendahnya

partisipasi murid dalam pembelajaran, minat membaca yang rendah, belum

terbiasanya murid berpikir dan menganalisis informasi secara mandiri, kurangnya

kepercayaan diri dalam menyampaikan pendapat, serta pembelajaran yang masih

berpusat pada guru. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui

penerapan model pembelajaran BERCERITA. Penelitian ini bertujuan untuk

mendeskripsikan dan menganalisis aktivitas guru dan murid, menganalisis

peningkatan keterampilan membaca pemahaman, berpikir kritis, berbicara, serta

hasil belajar.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian

tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat kali pertemuan. Subjek

penelitian adalah murid kelas 5 SDN Telaga Biru 6 Banjarmasin yang berjumlah

14 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan

tes tertulis. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif berdasarkan hasil

observasi dan evaluasi pembelajaran.

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada seluruh aspek yang

diteliti. Aktivitas guru memperoleh skor akhir sebesar 31 dengan kriteria sangat

baik. Aktivitas murid mencapai ketuntasan klasikal sebesar 92,8% dengan kriteria

hampir seluruh murid sangat aktif. Keterampilan membaca pemahaman, berpikir

kritis dan berbicara masing-masing mencapai ketuntasan klasikal sebesar 92,8%

dengan kriteria hampir seluruh murid sangat terampil. Peningkatan tersebut juga

berdampak pada hasil belajar, dengan ketuntasan ranah afektif mencapai 100%,

ranah kognitif sebesar 92,8%, dan ranah psikomotorik sebesar 100%.

Berdasarkan temuan ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran

BERCERITA dapat meningkatkan aktivitas murid, keterampilan membaca

pemahaman, berpikir kritis, berbicara serta hasil belajar. Untuk itu, model tersebut

dapat dijadikan sebagai salah satu referensi model untuk meningkatkan aktivitas

murid, keterampilan membaca pemahaman, berpikir kritis, berbicara, serta hasil

belajar.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI