DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS IMPLEMENTASI BUILDING INFORMATION MODELING (BIM) PADA PROYEK KONSTRUKSI DI KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:WINNI ARIYANTI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-05


Building Information Modeling (BIM) merupakan pendekatan digital yang berperan penting dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan proyek konstruksi. Namun, tingkat implementasi BIM pada proyek konstruksi di Provinsi Kalimantan Selatan belum banyak diketahui, baik dari aspek kematangan (maturity) maupun kepuasan pengguna (user satisfaction). Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat impelentasi bim dari aspek maturity BIM berdasarkan aspek teknologi, proses, dan regulasi; mengukur tingkat kepuasan pengguna terhadap manfaat dan hambatan implementasi BIM; menganalisis hubungan antar variabel maturity dan user satisfaction; serta merumuskan strategi peningkatan implementasi BIM. Data dikumpulkan dari 30 responden yang terdiri atas unsur owner, konsultan, dan kontraktor melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan metode Weight Sum Value (WSV) untuk mengukur tingkat maturity berbasis Capability Maturity Model (CMM), analisis mean untuk mengukur user satisfaction, serta metode Ball Covariance untuk menganalisis hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat maturity BIM berada pada kategori Managed dengan nilai CMM sebesar 0,454, yang masih berada dekat ambang bawah kategori tersebut. Tingkat kepuasan pengguna menunjukkan nilai manfaat BIM sebesar 3,63 dan hambatan implementasi sebesar 3,71, mengindikasikan bahwa hambatan masih lebih dominan dibandingkan manfaat yang dirasakan. Hasil uji Ball Covariance menunjukkan hubungan yang signifikan antara BIM Maturity dan User Satisfaction (p-value < 0,001), dengan aspek regulasi dan isu interoperabilitas perangkat lunak sebagai variabel paling dominan. Temuan tersebut divalidasi melalui konsultasi dengan dua tenaga ahli, salah satu narasumber menilai bahwa implementasi di lapangan masih bersifat parsial apabila dibandingkan dengan standar seperti ISO 19650, sehingga memperkuat indikasi bahwa capaian maturity saat ini masih rentan dan memerlukan penguatan berkelanjutan. Berdasarkan temuan tersebut, dirumuskan strategi peningkatan implementasi BIM secara bertahap, meliputi penguatan regulasi pada jangka pendek, penguatan proses pada jangka menengah, serta penguatan teknologi pada jangka panjang.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI