DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, MEMECAHKAN MASALAH, DAN KOLABORASI MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN MANANAM PADA SISWA KELAS 3 SDN TELAGA BIRU 4 | |
| PENGARANG | : | SYAFRIAL MUTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-05 |
Syafrial Muti (2026). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Memecahkan Masalah, dan Kolaborasi Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Menggunakan Model Pembelajaran MANANAM pada Siswa Kelas 3 SDN Telaga Biru 4. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Akhmad Riandy Agusta, M.Pd.
Kata Kunci: Berpikir Kritis, Memecahkan Masalah, Kolaborasi, Model MANANAM.
Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis, memecahkan masalah, dan kolaborasi siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Permasalahan tersebut disebabkan karena pembelajaran masih berpusat pada guru, kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk berpikir kritis, memecahkan masalah secara mandiri, serta bekerja sama dalam kelompok. Selain itu, penggunaan model pembelajaran yang kurang bervariasi menyebabkan siswa cenderung pasif sehingga hasil belajar belum mencapai indikator yang diharapkan. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan menerapkan model pembelajaran MANANAM, yang merupakan kombinasi dari Problem Based Learning (PBL), Contextual Teaching and Learning (CTL), dan Numbered Head Together (NHT). Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas siswa, serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, keterampilan memecahkan masalah, keterampilan kolaborasi, dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat kali pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas 3 SDN Telaga Biru 4 semester II Tahun Ajaran 2025/2026 yang berjumlah 15 orang. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan memecahkan masalah, dan keterampilan kolaborasi. Sementara itu, data kuantitatif diperoleh melalui hasil evaluasi pembelajaran untuk mengukur ketuntasan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mengalami peningkatan pada setiap pertemuan hingga mencapai kategori Sangat Baik. Aktivitas siswa juga meningkat secara bertahap hingga mencapai kategori Hampir Seluruh Siswa Sangat Aktif. Keterampilan berpikir kritis, keterampilan memecahkan masalah, dan keterampilan kolaborasi siswa mengalami peningkatan pada setiap pertemuan sehingga mencapai indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Peningkatan ketiga keterampilan tersebut berdampak positif terhadap hasil belajar siswa yang juga meningkat hingga mencapai ketuntasan klasikal sesuai indikator keberhasilan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran MANANAM mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan memecahkan masalah, keterampilan kolaborasi, serta hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas 3 SDN Telaga Biru 4. Model MANANAM dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini disarankan bagi kepala sekolah, guru, dan peneliti selanjutnya sebagai referensi dalam mengembangkan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan berpusat pada siswa.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI