DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH, KERJASAMA, DAN KEMANDIRIAN MUATAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL MEMBARA PADA MURID KELAS V SDN KELAYAN SELATAN 2 KOTA BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | PUTRI NURLIANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-05 |
Rendahnya keterampilan pemecahan masalah, kerjasama, dan kemandirian, pada muatan Matematika disebabkan oleh kurang optimalnya penerapan model pembelajaran yang melibatkan murid secara aktif. Solusi yang diterapkan adalah model MEMBARA (Problem Based Learning, Numbered Heads Together, dan Quick On the Draw). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas guru serta menganalisis peningkatan aktivitas murid, keterampilan pemecahan masalah, kerjasama, kemandirian, dan hasil belajar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan di kelas V SDN Kelayan Selatan 2 Banjarmasin dengan subjek 12 murid, terdiri dari 7 murid laki-laki dan 5 murid perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi menggunakan lembar observasi dan soal evaluasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dan cross analysis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model MEMBARA mampu meningkatkan seluruh aspek yang diteliti. Aktivitas guru mencapai kategori sangat baik dengan persentase 100%. Aktivitas murid meningkat dari 33% pada pertemuan pertama menjadi 100% pada pertemuan keempat. Keterampilan pemecahan masalah meningkat dari 33% menjadi 92%, keterampilan kerjasama meningkat dari 42% menjadi 92%, sedangkan ketuntasan hasil belajar klasikal meningkat dari 33% menjadi 92%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model MEMBARA mampu meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran Matematika pada murid kelas V SDN Kelayan Selatan 2 Kota Banjarmasin.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model MEMBARA efektif dalam meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan pemecahan masalah, keterampilan kerjasama, keterampilan kemandirian, serta hasil belajar Matematika. Oleh karena itu, guru disarankan menjadikan model MEMBARA sebagai salah satu alternatif model pembelajaran inovatif pada muatan Matematika maupun mata pelajaran lain yang memiliki karakteristik serupa. Sekolah juga diharapkan memberikan dukungan terhadap penerapan model pembelajaran yang berpusat pada murid untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran secara berkelanjutan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI