DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | EFEKTIVITAS KEBIJAKAN PENANGANAN PEMERLU PELAYANAN KESEJAHTERAAN SOSIAL (PPKS ) DALAM PERSPEKTIF KESEJAHTERAAN SOSIAL (STUDI KASUS DI KOTA BANJARMASIN) | |
| PENGARANG | : | HENDRY ALFIANI ARI SANDI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-05 |
HendryAlfianiAriSandidenganJudul“efektivitaskebijakanpenangananpemerlu pelayanan kesejahteraan sosial dalam persepketif kesejahteraan sosial (studi kasus di Kota Banjarmasin), Pembimbing 1: Prof. Dr, DwiAtmono., M.Pd., M.Si : Pembimbing 2: Dr. Muhammad Rahmattullah, M.Pd.
Permasalahan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) hingga kini masihmenjadisalahsatuisukesejahteraansosialyangsulitditanganisecaratuntas di berbagai wilayah Indonesia. Selain itu, isu kesejahteraan sosial masih menjadi tantangandiwilayahperkotaanyangditandaiolehkemiskinan,ketimpangansosial, dan eksklusi sosial. Berbagai penelitian sebelumnya umumnya berfokus pada implementasi kebijakan atau penanganan kelompok rentan secara parsial. Penelitian ini menawarkan kebaruan dengan menganalisis efektivitas kebijakan penanganan PPKS secara komprehensif melalui integrasi faktor struktural, institusional, dan kultural dalam perspektif kesejahteraan sosial, sehingga tidak hanya menilai pelaksanaan kebijakan, tetapi juga keterkaitannya dengan peningkatan keberfungsian sosial dan akses terhadap pelayanan kesejahteraan sosial.Penelitianinibertujuanuntukmenganalisis:(1)kondisisosial,ekonomi,dan karakteristik kehidupan PPKS di Kota Banjarmasin; (2) faktor-faktor struktural, institusional, dan kultural yang memengaruhi keberadaan PPKS; serta (3) peran kelembagaan, koordinasi antarinstansi, dan partisipasi masyarakat dalam penanganannya.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas 10 orang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), 3 orang informan dari Dinas Sosial Kota Banjarmasin, dan 3 orang perwakilan lembaga swadaya masyarakat. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kondisi sosial dan ekonomi PPKS masih berada dalamkategorirentan, ditandaidengan pendapatan yang rendah dan tidakmenentu,keterbatasankesempatankerja,rendahnyatingkatpendidikan,serta terbatasnya akses terhadap bantuan sosial; (2) keberadaan PPKS dipengaruhi oleh faktor struktural berupa keterbatasan lapangan kerja, rendahnya pendidikan, dan minimnya perlindungan sosial, faktor institusional berupa belum optimalnya program pemberdayaan dan rehabilitasi sosial, serta faktor kultural berupa kebiasaan masyarakat memberikan uang secara langsung kepada pengemis yang secara tidak langsung mempertahankan aktivitas tersebut; dan (3) peran kelembagaan telah diwujudkan melalui pembinaan sosial, rehabilitasi sosial, pelatihanketerampilan,danpemberianbantuansosial,namunefektivitasnyabelum optimal karena masih menghadapi kendala dalam pengawasan, sinergi antarinstansi, partisipasi masyarakat, serta keberlanjutan program pemberdayaan.
KataKunci: Kesejahteraansosial,eksklusisosial,pemberdayaansosial.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI