DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, PEMECAHAN MASALAH, DAN KOLABORASI SISWA KELAS IV MUATAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL BAIMBAI DI SDN PODOK I KABUPATEN BANJAR
PENGARANG:PUTRI BULKIS
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-05


Bulkis, Putri. (2026). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Pemecahan Masalah, dan Kolaborasi Siswa Kelas IV Muatan Matematika MenggunakanModel BAIMBAI di SDN Podok I Kabupaten Banjar. Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas     Lambung Mangkurat. Pembimbing: Amberansyah, S.Pd., M.Pd.

Kata Kunci: Berpikir Kritis, Pemecahan Masalah, Kolaborasi, Model BAIMBAI, Matematika

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, dan hasil belajar siswa pada pembelajaran Matematika materi pecahan. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui penerapan model BAIMBAI yang merupakan kombinasi dari model Problem Based Learning (PBL), Realistic Mathematics Education (RME), dan Numbered Heads Together (NHT). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas siswa serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, dan hasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga pertemuan. Subjek penelitian berjumlah 22 siswa kelas IV SDN Podok I Kabupaten Banjar. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dokumentasi. Instrumen penelitian berupa lembar observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, serta soal evaluasi hasil belajar. Analisis data dilakukan secara deskriptif berdasarkan skor, persentase, dan indikator keberhasilan yang telah ditetapkan.

Hasil penelitian dari pertemuan 1 sampai dengan pertemuan 3 menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari 80% menjadi 98%, aktivitas siswa dari 36% menjadi 86%, keterampilan berpikir kritis dari 5% menjadi 77%, keterampilan pemecahan masalah dari 9% menjadi 77%, dan keterampilan kolaborasi dari 23% menjadi 82%.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model BAIMBAI mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, dan hasil belajar siswa. Dengan demikian, model BAIMBAI dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran yang aktif, inovatif, dan bermakna.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI