DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pengaruh Mattering Terhadap Ide Bunuh Diri yang dimediasi oleh Thwarted Belongingness Pada Dewasa Awal (18-29 Tahun) | |
| PENGARANG | : | NUR ANNISA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-05 |
Mattering merupakan faktor protektif yang dapat menurunkan risiko munculnya ide bunuh diri pada dewasa awal. Mekanisme yang menjelaskan hubungan tersebut masih perlu dikaji lebih lanjut, khususnya melalui peran thwarted belongingness sebagai salah satu konstruk dalam Interpersonal Theory of Suicide. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh mattering terhadap ide bunuh diri pada dewasa awal dengan thwarted belongingness sebagai mediator. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif pada 215 dewasa awal berusia 18-29 tahun di Indonesia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu The Mattering Index (MI), Interpersonal Needs Questionnaire (INQ), dan Suicidal Ideation Scale (SIS). Analisis data menggunakan PROCESS Macro Hayes Model 5 dengan teknik bootstrapping 5.000 sampel pada IBM SPSS Statistics 27. Hasil menunjukkan bahwa mattering berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ide bunuh diri (β = -0,1592; p = 0,0002) serta berpengaruh negatif dan signifikan terhadap thwarted belongingness (β = -0,4001; p < 0,001). Sementara itu, thwarted belongingness tidak berpengaruh signifikan terhadap ide bunuh diri (β = 0,1297; p = 0,0660). Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa thwarted belongingness tidak memediasi hubungan antara mattering dan ide bunuh diri (indirect effect = -0,0519; CI 95% [-0,1130; 0,0053]) karena interval kepercayaan mencakup angka nol. Temuan ini menunjukkan bahwa mattering berperan sebagai faktor protektif langsung terhadap ide bunuh diri pada dewasa awal, sedangkan hubungan antara mattering dan ide bunuh diri tidak dijelaskan melalui mekanisme thwarted belongingness.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI