DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA, BERPIKIR KRITIS DAN KOLABORASI MUATAN BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL PRONETA DI KELAS III SDN BELITUNG SELATAN 2 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | GLADISTIANA SYAWAL DINAH SENIDA PUTRI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-05 |
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas murid, keterampilan berbicara, berpikir kritis, kolaborasi, dan hasil belajar pada muatan Bahasa Indonesia. Murid masih kurang percaya diri dalam menyampaikan pendapat, belum mampu memberikan alasan secara logis, serta belum terbiasa bekerja sama secara aktif dalam kelompok. Solusi yang digunakan adalah penerapan model PRONETA yang mengombinasikan Problem Based Learning, Role Playing, dan Numbered Heads Together. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas murid, serta menganalisis peningkatan keterampilan berbicara, berpikir kritis, kolaborasi, dan hasil belajar murid.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam tiga pertemuan. Penelitian dilaksanakan di kelas III SDN Belitung Selatan 2 Banjarmasin dengan subjek 14 orang murid. Sumber data diperoleh dari guru dan murid melalui kegiatan pembelajaran menggunakan model PRONETA. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa lembar observasi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berbicara, berpikir kritis, kolaborasi, serta soal evaluasi hasil belajar. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif berdasarkan skor, persentase, dan kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh aspek yang diamati mengalami peningkatan yang signifikan. Aktivitas guru dan aktivitas murid masing-masing mencapai 97% dan 86%, sedangkan keterampilan berbicara, berpikir kritis, dan kolaborasi masing-masing mencapai 86%, 93%, dan 86%. Selain itu, hasil belajar siswa juga meningkat pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik, dengan capaian berturut-turut sebesar 86%, 93%, dan 86%.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model PRONETA dapat meningkatkan aktivitas murid, keterampilan berbicara, berpikir kritis dan kolaborasi pada muatan Bahasa Indonesia di kelas III SDN Belitung Selatan 2 Banjarmasin. Oleh karena itu, model PRONETA dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang aktif, bermakna, dan berpusat pada murid.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI