DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, MENALAR CERITA DAN BERTANYA MUATAN BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL BAHIMAT MURID KELAS III SDN GADANG 2 | |
| PENGARANG | : | NISRINA HANIFA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-06 |
Hanifa, Nisrina. (2026). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Menalar Cerita dan
Bertanya Muatan Bahasa Indonesia Menggunakan Model BAHIMAT Murid Kelas
III SDN Gadang 2. Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Dosen
Pembimbing Dr. Rizky Amelia, M.Pd.
Kata Kunci: Keterampilan Berpikir Kritis, Menalar Cerita, Bertanya, Hasil Belajar,
BAHIMAT
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas murid,
keterampilan berpikir kritis, keterampilan menalar cerita, keterampilan bertanya, dan
hasil belajar murid pada muatan Bahasa Indonesia. Kondisi tersebut disebabkan
karena pembelajaran yang masih berpusat pada guru, kurang bervariasi, serta belum
memberikan kesempatan yang optimal kepada murid untuk berpikir, berdiskusi, dan
mengemukakan pendapat. Dampaknya, murid cenderung pasif, kesulitan memahami
isi cerita, kurang mampu menarik kesimpulan, serta jarang mengajukan pertanyaan.
Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model
BAHIMAT yang merupakan kombinasi dari Problem Based Learning (PBL), Think
Pair Share (TPS), dan Make a Match (MaM). Tujuan penelitian ini adalah untuk
mendeskripsikan aktivitas guru, mendeskripsikan aktivitas murid, menganalisis
peningkatan keterampilan berpikir kritis, keterampilan menalar cerita, keterampilan
bertanya, dan hasil belajar murid.
Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Setting penelitian adalah murid kelas III
SDN Gadang 2 Banjarmasin yang berjumlah 26 orang tahun ajaran 2025/2026. Data
penelitian berupa data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui
observasi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, keterampilan
menalar cerita, dan keterampilan bertanya. Data kuantitatif diperoleh dari hasil
belajar murid melalui lembar kerja kelompok dan tes evaluasi individu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat 100%
dengan kriteria “sangat baik”. Aktivitas murid meningkat 92% dengan kriteria
‘sangat aktif”. Keterampilan berpikir kritis meningkat 88% dengan kriteria “sangat
terampil”. Keterampilan menalar cerita meningkat 88% dengan kriteria “sangat
terampil”. Hasil belajar aspek kognitif meningkat 100%, aspek afektif meningkat
menjadi 100%, dan aspek psikomotorik meningkat 100%.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model
BAHIMAT mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan
berpikir kritis, keterampilan menalar cerita, keterampilan bertanya, dan hasil belajar
murid pada muatan Bahasa Indonesia di kelas III SDN Gadang 2 Banjarmasin. Model
BAHIMAT dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang inovatif
untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran di sekolah dasar.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI