DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, KOMUNIKASI, DAN KERJA SAMA PADA MUATAN IPAS KELAS V MENGUNAKAN MODEL BERSATU DI SDN TELAGA BIRU 7 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD ARASIT | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-06 |
Arasit, Muhammad. 2026. Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Komunikasi, dan Kerja Sama Pada Muatan IPAS Kelas V Mengunakan Model Bersatu di SDN Telaga Biru 7 Banjarmasin. Skripsi Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Fathul Jannah, M.Pd
Kata Kunci: Aktivitas, Keterampilan Berpikir Kritis, komunikasi, kerja sama, Model BERSATU
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas belajar, keterampilan berpikir kritis, kemampuan komunikasi, dan kerja sama murid pada muatan IPAS. Kondisi tersebut disebabkan oleh kecenderungan murid yang pasif dalam pembelajaran, kurangnya keterlibatan dalam berpikir kritis, komunikasi, serta kerja sama dalam kelompok. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui penerapan model BERSATU, yaitu kombinasi dari Problem Based Learning, Jigsaw, dan Numbered Heads Together. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru serta menganalisis peningkatan aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, komunikasi, kerja sama, dan hasil belajar murid.
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan. Subjek penelitian adalah murid kelas V SDN Telaga Biru 7 Banjarmasin yang berjumlah 19 murid pada semester II tahun ajaran 2025/2026. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kerja sama murid, sedangkan data kuantitatif diperoleh melalui tes tertulis secara individu. Teknik analisis data menggunakan kualitatif yang disajikan dalam bentuk tabel dan grafik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari skor 32 pada pertemuan pertama menjadi 40 pada pertemuan ketiga dengan kriteria “Sangat Baik”. Aktivitas murid meningkat 47% menjadi 95% dengan kategori “Hampir Seluruhnya Murid Aktif”. Keterampilan berpikir kritis murid meningkat dari 53% menjadi 95%, keterampilan komunikasi meningkat dari 37% menjadi 95%, dan keterampilan kerja sama meningkat dari 63% menjadi 100% pada pertemuan ketiga. Selain itu, hasil belajar murid juga mengalami peningkatan, yaitu dari ketuntasan klasikal 47% pada pertemuan pertama menjadi 100% pada pertemuan ketiga dengan kategori “Tuntas”.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model BERSATU dapat meningkatkan aktivitas belajar, keterampilan berpikir kritis, komunikasi, kerja sama, dan hasil belajar murid pada muatan IPAS. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi atau alternatif dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI