DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, KERJASAMA , KOMUNIKASI MATA PELAJARAN IPAS MENGGUNAKAN MODEL PELITA MURID KELAS V SDN TELAGA BIRU 7 | |
| PENGARANG | : | KHUSNUL KHOTIMAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-06 |
ABSTRAK
Khotimah, Khusnul (2026). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Kerjasama , Komunikasi Mata Pelajaran Ipas Menggunakan Model Pelita Murid Kelas V Sdn Telaga Biru 7. Skripsi S1 Pendidikan Pendidik Sekolah Dasar, Fakultas Kependidikan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Dosen Pembimbing: Akhmad Riandy Agusta, M.Pd.
Kata Kunci:Aktivitas, Berpikir Kritis, Kerja Sama, Komunikasi, Hasil Belajar.
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, keterampilan berpikir kritis, keterampilan kerja sama,keterampilan komunikasi,serta hasil belajar. Kondisi ini menunjukkan perlunya solusi pembelajaran yang dapat mengaktifkan murid secara menyeluruh dan bermakna. Model PELITA dipilih sebagai alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran oleh guru serta menganalisis peningkatan aktivitas, keterampilan berpikir kritis, keterampilan kerja sama, keterampilan komunikasi, dan hasil belajar murid.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang diperoleh dari hasil observasi dan pendekatan kuantitatif yang di peroleh dari pengukuran tes tertulis secara individu dan kelompok berupa lembar kerja kelompok dan evaluasi. Penelitian dilaksanakan di kelas V SDN Telaga Biru 7 Banjarmasin dengan jumlah peserta didik sebanyak 16 orang. Prosedur penelitian dilakukan dalam beberapa langkah mulai dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Keberhasilan tindakan diukur berdasarkan indikator penilaian aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, keterampilan kerja sama, keterampilan komunikasi, serta ketuntasan hasil belajar sesuai kriteria yang telah ditetapkan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari kriteria baik menjadi sangat baik. Aktivitas murid meningkat dari sangat sedikit murid aktif menjadi hampir seluruh murid aktif. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari sebagian kecil murid terampil menjadi hampir seluruh murid terampil, keterampilan kerja sama meningkat dari sangat sedikit murid terampil menjadi seluruh murid terampil, dan keterampilan komunikasi meningkat dari sangat sedikit murid terampil menjadi hampir seluruh murid terampil.
Hasil belajar murid juga meningkat dari sebagian kecil murid tuntas menjadi seluruh murid tuntas. Dengan demikian, model PELITA efektif meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, keterampilan kerja sama, keterampilan komunikasi, dan hasil belajar murid pada pembelajaran IPAS di kelas V SDN Telaga Biru 7 Banjarmasin serta dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI