DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, KOLABORASI DAN KOMUNIKASI MUATAN BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL PNT DIBANTU TC-SMART KELAS IV SDN SEMANGAT DALAM 3 | |
| PENGARANG | : | NOOR HIDAYAH RIDHATI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-06 |
Ridhati, Noor Hidayah (2026). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Kolaborasi dan Komunikasi Muatan Bahasa Indonesia Menggunakan Model PNT Dibantu TC-Smart Kelas IV SDN Semangat Dalam 3. Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP ULM Banjarmasin.
Pembimbing: Zain Ahmad Fauzi, M.Pd
Kata Kunci: Berpikir Kritis, Kolaborasi, Komunikasi, Model PNT, TC-Smart.
Permasalahan penelitian adalah rendahnya aktivitas, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan hasil belajar murid akibat proses pembelajaran yang belum memberikan kesempatan yang luas kepada murid untuk berpartisipasi aktif serta penggunaan model pembelajaran yang kurang bervariasi. Solusi yang diterapkan adalah penggunaan model PNT dibantu TC-Smart. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas guru serta menganalisis aktivitas, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan hasil belajar murid.
Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah murid kelas IV B SDN Semangat Dalam 3, yang berjumlah 20 murid. Data yang diambil merupakan data kualitatif yang diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi dan komunikasi murid serta data kuantitatif untuk hasil belajar murid yang diperoleh melalui tes. Indikator keberhasilan penelitian ditetapkan dengan ketuntasan belajar klasikal, yaitu minimal 80% murid mencapai KKTP ≥80 pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada setiap pertemuan 1 hingga 4. Aktivitas murid meningkat dari 50% pada pertemuan 1 menjadi 90% pada pertemuan 4. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari 50% pada pertemuan 1 menjadi 90% pada pertemuan 4. Keterampilan kolaborasi meningkat dari 60% pada pertemuan 1 menjadi 100% pada pertemuan 4, sedangkan keterampilan komunikasi meningkat dari 45% pada pertemuan 1 menjadi 85% pada pertemuan 4. Peningkatan tersebut sejalan dengan peningkatan hasil belajar murid. Ketuntasan hasil belajar aspek kognitif meningkat dari 50% pada pertemuan 1 menjadi 100% pada pertemuan 4, aspek afektif dari 40% menjadi 100%, dan aspek psikomotor dari 50% menjadi 100%.
Berdasarkan hasil penelitian, penerapan model PNT dibantu TC-Smart menunjukkan hasil yang positif terhadap peningkatan aktivitas, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan hasil belajar murid. Oleh karena itu, model ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran pada muatan Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI