DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN CRITICAL THINKING, PROBLEM SOLVING, DAN COLLABORATION MUATAN IPAS MENGGUNAKAN MODEL PACAT PADA SISWA KELAS V SDN TELAGA BIRU 4
PENGARANG:MUHAMMAD HASAN BASRI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


ABSTRAK
Basri, M Hasan (2026). Meningkatkan, Keterampilan Berpikir Kritis, Pemecahan Masalah Dan Kolaborasi Muatan IPAS Menggunakan Model PACAT Dikelas V SDN Telaga Biru 4 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar,Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Dosen Pembimbing : Ari Hidayat, M. Pd Kata Kunci: Berpikir Kritis, Pemecahan Masalah, Kolaborasi, PBL, CTL, TGT Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kolaborasi murid pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya pembelajaran yang melibatkan peserta didik secara aktif, serta belum optimalnya kemampuan murid dalam menggali informasi penting dari teks bacaan, sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman mereka terhadap materi pelajaran. Solusi yang diterapkan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL), Contextual Teaching and Learning (CTL) dan Team Games Tournament (TGT). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah dan kolaborasi murid. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan di kelas IV SDN Telaga Biru 4 dengan jumlah 15 peserta didik. Data yang diambil merupakan data kualitatif yang diperoleh melalui observasi aktivitas pendidik, aktivitas peserta didik, keterampilan membaca pemahaman dan konsentrasi belajar peserta didik. Serta data kuantitatif untuk hasil belajar peserta didik yang diperoleh melalui tes. Indikator keberhasilan penelitian dengan ketuntasan belajar yaitu 80% peserta didik mencapai KKTP ≥70. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan dari pertemuan I hingga pertemuan IV. Aktivitas guru pertemuan IV mencapai kategori “Sangat Baik”, aktivitas peserta didik pertemuan IV mencapai kategori “Sangat Aktif”, keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah dan kolbaorasi mencapai kategori “Hampir Seluruhnya Sangat Terampil”. Ketuntasan hasil belajar peserta didik pertemuan IV memperoleh persentase 86%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa aktivitas pendidik dalam menggunakan model PACAT dapat terlaksana dengan baik, aktivitas peserta didik, keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah dan kolaborasi murid mengalami peningkatan. Disarankan agar pendidik dapat dijadikan mengembangkan pembelajaran yang inovatif seperti model pembelajaran pada penelitian ini sehingga dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas peserta didik, keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah dan kolaborasi murid.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI