DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK, BERPIKIR LOGIS, DAN KOLABORASI MURID MELALUI MODEL PREMIS PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV DI SDN MAWAR 7
PENGARANG:MUHAMMAD RAIHAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Raihan, Muhammad. (2026). Meningkatkan Keterampilan Menyimak, Berpikir Logis, dan Kolaborasi Murid Melalui Model PREMIS Pada Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV SDN Mawar 7.Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing:  Dr. Rizky Amelia, M. Pd.

Kata Kunci: Menyimak, Berpikir Logis, Kolaborasi, Model PREMIS

 

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan menyimak, keterampilan berpikir logis, dan keterampilan kolaborasi pada murid sekolah dasar yang berdampak pada rendahnya hasil belajar. Kondisi ini disebabkan oleh pembelajaran masih didominasi ceramah dan berpusat pada guru, murid mengandalkan hafalan dan masih terpaku pada teks buku dalam menjawab soal, serta tidak meratanya partisipasi murid dalam kerja kelompok. Sebagai solusi terhadap permasalahan tersebut, model PREMIS dirancang untuk memperbaiki kondisi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan keterampilan menyimak, keterampilan berpikir logis, dan keterampilan kolaborasi.

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 4 pertemuan dengan subjek 21 siswa kelas IV SDN Mawar 7 pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Data yang digunakan meliputi data kualitatif dari hasil observasi dan data kuantitatif dalam bentuk persentase klasikal. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan tabel dan grafik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mencapai skor 34 dengan kategori “Sangat Baik”. Aktivitas murid mencapai persentase klasikal 90% dengan kategori “Hampir Seluruh Murid Sangat Aktif”. Keterampilan menyimak murid mencapai persentase klasikal 86% dengan kategori “Hampir Seluruh Siswa Sangat Terampil”. Keterampilan berpikir logis murid mencapai persentase klasikal 81% dengan kategori “Hampir Seluruh Murid Sangat Terampil”. Keterampilan kolaborasi murid mencapai persentase klasikal 90% dengan kategori “Hampir Seluruh Siswa Sangat Terampil”. Hasil belajar kognitif murid mencapai persentase klasikal 86%, hasil belajar afektif murid mencapai persentase klasikal 81%, hasil belajar psikomotorik murid mencapai persentase klasikal 81% dengan kategori “Hampir Seluruh Murid Sangat Tuntas”.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran bahasa Indonesiamenggunakan model PREMIS mampu meningkatkan keterampilan menyimak, keterampilan berpikir logis, dan kolaborasi murid. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi sekolah, guru, murid, dan pengawas sekolah dalam pembelajaran guna meningkatkan keterampilan menyimak, keterampilan berpikir logis, kolaborasi murid, dan hasil belajar murid, khususnya dalam pembelajaran bahasa Indonesia.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI