DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN AKTIVITAS, KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, KOMUNIKASI, DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL GEMINTANG KELAS IV SDN KUIN SELATAN 4 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | SALWA SALSABIL NUR ARIPIN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-06 |
Aripin, Salwa Salsabil Nur. (2026). Meningkatkan Aktivitas, Keterampilan
Berpikir Kritis, Komunikasi, dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran
Bahasa Indonesia Menggunakan Model GEMINTANG Kelas IV SDN Kuin
Selatan 4 Banjarmasin. Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar,
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat.
Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Aslamiah, M.Pd., Ph.D.
Kata Kunci: Aktivitas, Keterampilan Berpikir Kritis, Keterampilan
Komunikasi, Hasil Belajar, Model GEMINTANG
Permasalahan dalam penelitian ini berawal dari rendahnya
aktivitas, keterampilan berpikir kritis, dan keterampilan komunikasi siswa
pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Hal tersebut disebabkan karena siswa
kurang berpartisipasi aktif dalam pembelajaran. Peneliti menerapkan model
GEMINTANG sebagai solusi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan
aktivitas guru, serta menganalisis peningkatan aktivitas, keterampilan
berpikir kritis, keterampilan komunikasi, dan hasil belajar siswa melalui
model GEMINTANG.
Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas
(PTK) bersifat kualitatif didukung data kuantitatif, dilaksanakan dalam 4 kali
pertemuan. Penelitian dilaksanakan di SDN Kuin Selatan 4 Banjarmasin
dengan subjek 18 siswa kelas IV semester II tahun ajaran 2025/2026. Sumber
data berupa guru dan siswa, dengan data kualitatif dari hasil observasi dan
data kuantitatif dari hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif
dengan menghitung persentase ketercapaian setiap indikator pada setiap
pertemuan.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan
pada setiap aspek yang diamati. Aktivitas guru meningkat dari skor 25 pada
pertemuan I menjadi 32 pada pertemuan IV. Aktivitas siswa juga mengalami
peningkatan, dari 17% pada pertemuan I menjadi 89% pada pertemuan IV.
Keterampilan berpikir kritis siswa menunjukkan perkembangan dari 17%
pada pertemuan I menjadi 83% pada pertemuan IV. Keterampilan
komunikasi siswa menunjukkan perkembangan dari 22% pada pertemuan I
menjadi 83% pada pertemuan IV. Sementara itu, ketuntasan hasil belajar
secara klasikal meningkat dari 22% pada pertemuan I hingga mencapai 83%
pada pertemuan IV. Peningkatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang
diterapkan mampu meningkatkan keterlibatan dan kemampuan siswa secara
menyeluruh.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa
penggunaakn model GEMINTANG dapat meningkatkan kualitas aktivitas
guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa.
Disarankan model GEMINTANG dapat dijadikan sebagai referensi alternatif
dalam menigkatkan kualitas aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan
berpikir kritis, dan hasil belajar siswa.
Berkas PDF
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI