DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT, BERPIKIR KRITIS, DAN TANGGUNG JAWAB BELAJAR KELOMPOK MELALUI MODEL PATEN MURID KELAS V SDK SIMPANG BUMBUAN
PENGARANG:RAHMIATI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Rahmiati (2026). Meningkatkan Keterampilan Mengemukakan Pendapat, Berpikir

Kritis, Dan Tanggung Jawab Belajar Kelompok Melalui Model PATEN Murid 

Kelas V SDK Simpang Bumbuan. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Seklah 

Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung 

Mangkurat. Dosen Pembimbing Dr. Rizky Amelia, M.Pd.

 

Kata Kunci: Mengemukakan Pendapat, Berpikir Kritis, Tanggung Jawab Belajar Kelompok, Model PATEN

 

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya keterampilan 

mengemukakan pendapat, berpikir kritis, tanggung jawab belajar kelompok, dan hasil 

belajar murid pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Hal tersebut karena proses 

pembelajaran yang belum sepenuhnya memberikan ruang aktif bagi murid, 

pembelajaran masih cenderung berpusat pada guru, serta pelaksanaan kerja kelompok 

yang belum terstruktur secara optimal. Upaya mengatasi permasalahan dengan 

menerapkan model PATEN yang merupakan penggabungan dari model Problem Based 

Learning, Think Pair Share, dan Number Head Together. Tujuan penelitian ini adalah 

untuk menganalisis perbaikan kualitas aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan 

mengemukakan pendapat, keterampilan berpikir kritis, dan tanggung jawab belajar 

kelompok.

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) selama 4 pertemuan. Subjek penelitian terdiri 

dari 13 murid kelas V SDK Simpang Bumbuan, pada semester II tahun ajaran 

2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh 

melalui observasi dan angket dan hasil belajar murid yang diperoleh melalui tes tertulis 

secara kelompok dan individu. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik 

deskriptif analisis dan cross tabulasi dijabarkan dengan tabel, grafik dan interpretasi 

dengan persentase.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat pada 

pertemuan 4 dengan skor 32 kriteria “sangat baik”. Aktivitas murid meningkat pada 

pertemuan 4 menjadi 92,31% kriteria “Hampir Seluruh Murid Sangat Aktif”. 

Keterampilan mengemukakan pendapat meningkat pada pertemuan 4 menjadi 92,31% 

kriteria “Hampir Seluruh Murid Sangat Terampil”. Keterampilan berpikir kritis

meningkat pada pertemuan 4 menjadi 84,61% kriteria “Hampir Seluruh Murid Sangat 

Terampil”. Tanggung Jawab Belajar Kelompok meningkat pada pertemuan 4 menjadi 

100% kriteria “Seluruh Murid Sangat Terampil”. Hasil belajar murid meningkat pada 

pertemuan 4 menjadi 92,31% “Hampir Seluruh Murid Tuntas”.

Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa penggunaan model PATEN dapat 

meningkatkan kualitas aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan mengemukakan 

pendapat, keterampilan berpikir kritis, tanggung jawab belajar kelompok, dan hasil 

belajar murid.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI