DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, PENALARAN MATEMATIS, KERJA SAMA DAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL LINTANG PADA MUATAN MA TEMATIKA MURID KELAS VI SD MUHAMMADIYAH 5 BANJARMASIN
PENGARANG:SURYO WIDYATMOKO
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Widyatmoko, Suryo. 2026. Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Penalaran Matematis, Kerja Sama, dan Hasil Belajar Menggunakan Model LINTANG Pada Muatan Matematika Murid Kelas VI SD Muhammadiyah 5 Banjarmasin. Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Ari Hidayat, M.Pd.

Kata Kunci: Aktivitas Murid, Keterampilan Berpikir Kritis, Penalaran Matematis, Kerja Sama, Hasil Belajar, Model LINTANG.

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis, penalaran matematis, kerja sama, dan hasil belajar murid pada muatan Matematika kelas VI SD Muhammadiyah 5 Banjarmasin. Hal tersebut ditunjukkan oleh murid kurang aktif dalam mengajukan pertanyaan maupun mengemukakan pendapat. Murid juga kesulitan memberikan alasan terhadap jawaban yang diperoleh. Murid juga kurang dalam memahami masalah, membuat rencana, mengimplementasikan rencana dan menjelaskan hasil. Selain itu, murid juga kurang dalam kemampuan bekerja secara berkelompok. Haisl belajar murid juga rendah. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui penerapan model LINTANG yang merupakan kombinasi dari Problem Based Learning (PBL), Think Pair Share (TPS), dan Numbered Heads Together (NHT). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis aktivitas guru dan aktivitas murid serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, kemampuan penalaran matematis, kerja sama dan hasil belajar murid.

Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada murid kelas VI SD Muhammadiyah 5 Banjarmasin tahun ajaran 2025/2026. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, penalaran matematis, dan kerja sama murid. Data kuantitatif diperoleh melalui tes hasil belajar secara individu. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif yang disajikan dalam bentuk tabel dan grafik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat pada pertemuan 1 dari skor 33 menjadi 40 pada pertemuan 4 dengan kriteria “Sangat Baik”. Aktivitas murid meningkat pada pertemuan 1 dari 20% menjadi 90% pada pertemuan 4 dengan kategori “Hampir Seluruhnya Aktif”. Keterampilan berpikir kritis murid meningkat pada pertemuan 1 dari 20% menjadi 90% pada pertemuan 4, kemampuan penalaran matematis meningkat pada pertemuan 1 dari 20% menjadi 90% pada pertemuan 4, dan keterampilan kerja sama murid juga meningkat pada pertemuan 1 dari 30% menjadi 90% pada pertemuan 4. Selain itu, hasil belajar murid juga meningkat pada pertemuan 1 dari ketuntasan 20% menjadi 100% pada pertemuan 4 dengan kategori “Tuntas”.

Berdasarkan hasil penelitian, model LINTANG efektif meningkatkan aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, penalaran matematis, kerja sama, dan hasil belajar murid pada pembelajaran Matematika di kelas VI SD Muhammadiyah 5 Banjarmasin. Hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI