DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, KOLABORASI DAN KOMUNIKASI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROGRES PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI KELAS IV SD NEGERI ULIN
PENGARANG:MUHAMMAD RIFKY DARMAWAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Darmawan, Muhammad Rifky (2026). Meningkatkan Keterampilan Berpikir             Kritis, Kolaborasi dan Komunikasi Menggunakan Model             Pembelajaran PROGRES pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila             di Kelas IV SD Negeri Ulin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah             Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung             Mangkurat. Pembimbing: Akhmad Riandy Agusta, M.Pd.

Kata Kunci: Berpikir Kritis, Kolaborasi, Komunikasi, Model PROGRES

            Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas guru dan siswa, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, serta hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Permasalahan tersebut disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru, kurang bervariasinya penggunaan model pembelajaran, serta rendahnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Solusi yang dilakukan adalah menerapkan model pembelajaran PROGRES yang mengombinasikan Problem Based Learning (PBL), Think Pair Share (TPS), dan Snowball Throwing (ST). Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas siswa, serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan hasil belajar siswa.

            Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga pertemuan dengan subjek penelitian siswa kelas IV SD Negeri Ulin yang berjumlah 12 orang pada semester genap tahun pelajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi. Data kuantitatif diperoleh dari hasil evaluasi belajar siswa. Analisis data dilakukan menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan cross tabulasi yang disajikan dalam bentuk tabel, grafik, dan persentase.

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat pada setiap pertemuan hingga mencapai kategori sangat aktif. Aktivitas siswa meningkat dari 33% menjadi 92%, keterampilan berpikir kritis dari 25% menjadi 83%, kolaborasi dari 33% menjadi 92%, komunikasi dari 25% menjadi 83%, serta hasil belajar siswa meningkat dari 33% menjadi 92%.

            Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran PROGRES mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, serta hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SD Negeri Ulin. Model PROGRES dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran inovatif untuk menciptakan pembelajaran yang aktif, bermakna, menyenangkan, dan berpusat pada peserta didik. 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI