DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN AKTIVITAS, KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, KERJASAMA DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS MENGGUNAKAN MODEL BERIRINGAN KELAS V SDN ALALAK SELATAN 2
PENGARANG:WINI AMELIA PUTRI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Putri, Wini Amelia. (2026). Meningkatkan Aktivitas, Keterampilan Berpikir Kritis, Kerja Sama Dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPASMenggunakan Model Beriringan Kelas V SDN Alalak Selatan 2. Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakulas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Dosen Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Aslamiah, M.Pd., Ph.D.

Kata Kunci: Aktivitas, Hasil Belajar, Keterampilan Berpikir Kritis, Keterampilan Kerjasama, BERIRINGAN

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, keterampilan berpikir kritis, kerjasama dan hasil belajar siswa. Upaya mengatasinya dengan menggunakan model BERIRINGAN (Problem Based Learning, Cooperative Learning, Game Based Learning). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan menganalisis peningkatan aktivitas, keterampilan berpikir kritis, kerjasama dan hasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Setting penelitian adalah siswa kelas V SDN Alalak Selatan 2 Banjarmasin yang berjumlah 22 orang siswa terdiri dari 10 orang siswa lak-laki dan 12 orang siswa perempuan, pada semester II tahun ajaran 2025/2026. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa,keterampilan berpikir kritis dan keterampilan kerjsamaa siswa. Data kuantitatif diperoleh melalui teknik pengukuran dengan tes tertulis. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriptif analisis.

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada setiap aspek yang diamati. Aktivitas guru meningkat dari skor 22 pada pertemuan I menjadi 28 pada pertemuan IV. Aktivitas siswa juga mengalami peningkatan, dari 14% pada pertemuan I menjadi 91% pada pertemuan IV. Keterampilan berpikir kritis siswa menunjukkan perkembangan dari 14% pada pertemuan I menjadi 86% pada pertemuan IV. Keterampilan kerjasama siswa menunjukkan perkembangan dari 18% pada pertemuan I menjadi 91% pada pertemuan IV. Sementara itu, ketuntasan hasil belajar secara klasikal meningkat dari 5% pada pertemuan I hingga mencapai 95% pada pertemuan IV. Peningkatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang diterapkan mampu meningkatkan keterlibatan dan kemampuan siswa secara menyeluruh.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaakn model BERIRINGAN dapat meningkatkan kualitas aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kerjasama dan hasil belajar siswa. Disarankan model BERIRINGAN dapat dijadikan sebagai referensi alternatif dalam menigkatkan kualitas aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kerjasama dan hasil belajar siswa.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI