DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN AKTIVITAS, BERPIKIR KRITIS, KEMANDIRIAN, DAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PRAKARSA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV SDN TANUHI | |
| PENGARANG | : | RIDA MELINDA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-06 |
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas belajar, keterampilan berpikir kritis, kemandirian belajar, dan hasil belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan Model PRAKARSA yang merupakan kombinasi dari model Problem Based Learning (PBL) dan Think Pair Share (TPS). Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas guru serta menganalisis peningkatan aktivitas, keterampilan berpikir kritis, kemandirian belajar, dan hasil belajar siswa.
Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Setting penelitian adalah siswa kelas IV SDN Tanuhi yang berjumlah 11 orang siswa, terdiri atas 4 orang siswa laki-laki dan 7 orang siswa perempuan pada semester II Tahun Ajaran 2025/2026.Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, dan kemandirian belajar siswa. Data kuantitatif diperoleh melalui teknik pengukuran menggunakan tes hasil belajar. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari skor 24 dengan kriteria baik menjadi skor 32 dengan kriteria sangat baik. Aktivitas belajar siswa meningkat dari 27% menjadi 91% dengan kategori hampir seluruh siswa sangat aktif. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari 18% menjadi 91% dengan kategori sebagian besar siswa sangat terampil. Kemandirian belajar meningkat dari 27% menjadi 91% dengan kategori sebagian besar siswa sangat mandiri. Hasil belajar siswa juga meningkat dari ketuntasan klasikal 27% menjadi 100%. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa penerapan model efektif dalam meningkatkan aktivitas guru, aktivitas belajar, keterampilan berpikir kritis, kemandirian belajar, dan hasil belajar siswa.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan Model PRAKARSA dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas belajar siswa, keterampilan berpikir kritis, kemandirian belajar, dan hasil belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SDN Tanuhi. Model PRAKARSA disarankan dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran di sekolah dasar.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI