DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN AKTIVITAS, KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, KEMAMPUAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT, DAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN LASTIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA SISWA KELAS IV SDN KUIN UTARA 1 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | NURLAILA DWE KHAIRIYATI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-06 |
Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, keterampilan berpikir kritis, kemampuan mengemukakan pendapat, dan hasil belajar. Hal ini disebabkan karena pembelajaran yang bersifat satu arah dan kurangnya pembelajaran inovatif, sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran LASTIK (Problem Based Learning dan Talking Stick). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas, keterampilan berpikir kritis, kemampuan mengemukakan pendapat, dan hasil belajar siswa.
Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan selama 4 kali pertemuan. Subjek penelitian, yaitu siswa kelas IV SDN Kuin Utara 1 Banjarmasin tahun ajaran 2025/2026 yang berjumlah 25 orang. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, dan kemampuan mengemukakan pendapat. Data kuantitatif diperoleh dari hasil belajar siswa melalui tes tertulis secara kelompok dan individu. Analisis data yang disajikan yaitu berupa deskripsi, tabel, dan grafik.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada setiap aspek yang diamati. Aktivitas guru meningkat dari skor 27 menjadi 32 dengan kriteria “Sangat Baik”. Aktivitas siswa juga mengalami peningkatan, dari 16% menjadi 88% dengan kriteria “Sangat Aktif”. Keterampilan berpikir kritis siswa menunjukkan peningkatan dari 24% menjadi 88% dengan kriteria “Sangat Terampil”. Kemampuan mengemukakan pendapat juga mengalami perkembangan, dari 8% menjadi 82% dengan kriteria “Sangat Terampil”. Peningkatan tersebut turut berdampak terhadap has?l belajar siswa yang meningkat dari 24% menjadi 100%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang diterapkan mampu meningkatkan keterlibatan dan kemampuan siswa secara menyeluruh.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model LASTIK dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kemampuan mengemukakan pendapat, dan hasil belajar siswa. Disarankan model LASTIK dapat dijadikan sebagai referensi alternatif dalam menigkatkan kualitas aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kemampuan mengemukakan pendapat dan hasil belajar siswa.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI