DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN MOTIVASI, KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KERJA SAMA PADA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA MENGGUNAKAN MODEL KOMPAS PADA SISWA KELAS 4 SDN BELITUNG UTARA 3
PENGARANG:AMELIA THERESIA SINULINGGA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Sinulingga, Amelia Theresia. 2026. Meningkatkan Motivasi, Keterampilan Berpikir

Kritis dan Kerja Sama pada Pelajaran Pendidikan Pancasila Menggunakan

Model Kompas pada Siswa Kelas 4 SDN Belitung Utara 3. Skripsi Program S1

Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,

Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Maimunah, M.Pd.

Kata Kunci :Aktivitas Guru, Aktivitas Siswa, Berpikir Kritis, Motivasi, Kerja Sama,

Model Kompas.

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, keterampilan berpikir

kritis, motivasi siswa, dan kerjasama siswa dalam pembelajaran sehingga aktivitas

belajar membosankan. Hal tersebut disebabkan siswa yang kurang terlibat dalam

pembelajaran, siswa tidak terbiasa mengerjakan soal yang mampu mengembangkan

keterampilan berpikir kritis, serta rendahnya kemampuan kerjasama siswa saat

pembelajaran berkelompok. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah

dengan menerapkan model kompas yaitu kombinasi model Problem Based Learning,

Jigsaw, dan Make A Match dalam pembelajaran mata Pelajaran pendidikan pancasila.

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan aktivitas siswa, motivasi siswa, dan

kerjasama siswa.

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam

tiga kali pertemuan pada siswa kelas IV SDN Belitung Utara 3 dengan jumlah peserta

didik sebanyak 12 orang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan

metode deskriptif untuk menggambarkan aktivitas pembelajaran serta dampaknya

terhadap proses dan keterampilan belajar siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan

melalui observasi dan wawancara. Data yang dikumpulkan berupa data kualitatif yang

mencakup aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis siswa, motivasi,

dan keterampilan kerja sama siswa yang diperoleh melalui tes tertulis baik secara

kelompok maupun individu.

Hasil observasi menunjukkan bahwa aktivitas guru mengalami peningkatan

dari 78% pada pertemuan pertama menjadi 97% pada pertemuan terakhir. Aktivitas

siswa mengalami peningkatan dari 42% pada pertemuan pertama menjadi 92% pada

pertemuan ketiga. Keterampilan berpikir kritis siswa menunjukkan peningkatan yang

signifikan dari 42% pada pertemuan pertama hingga 83% pada pertemuan ketiga.

Motivasi siswa meningkat dari 42% pada pertemuan pertama hingga mencapai 92%

pada pertemuan ketiga. Keterampilan kerja sama siswa menunjukkan peningkatan dari

42% pada pertemuan pertama hingga mencapai 92% pada pertemuan ketiga.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model

kompas dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas belajar, keterampilan berpikir

kritis, motivasi siswa, dan Kerjasama siswa. Adapun saran bagi kepala sekolah, guru,

dan peneliti lain adalah penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi dalam

menggunakan pendekatan dan model pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas

belajar, keterampilan berpikir kritis, motivasi siswa, dan kerjasama siswa.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI