DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN PERKALIAN, BERPIKIR KRITIS, DAN PEMECAHAN MASALAH MELALUI MODEL BALOGO PADA MURID KELAS III SDN MURUNG RAYA 3 BANJARMASIN
PENGARANG:ELVINA DAMAIYANTI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


ABSTRAK

Damaiyanti, Elvina (2026)Meningkatkan Keterampilan Perkalian, Berpikir Kritis Dan Pemecahan Masalah Melalui Model BALOGO Pada Murid Kelas 3 SDN Murung Raya 3 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin. 

Pembimbing : Wahdah Refia Rafianti S.Sn., M.Pd.

Kata Kunci : BALOGO, keterampilan perkalian, berpikir kritis, pemecahan masalah, hasil belajar.

 

Rendahnya keterampilan perkalian, berpikir kritis, dan pemecahan

masalah murid merupakan masalah utama dalam pembelajaran Matematika SD. Untuk mengatasinya, diterapkan Model Pembelajaran BALOGO yang memadukan permainan tradisional balogo, pemecahan masalah, dan kerja kelompok.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas guru serta menganalisis peningkatan aktivitas murid, keterampilan perkalian, berpikir kritis, pemecahan masalah, dan hasil belajar Matematika kelas III SDN Murung Raya 3 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Subjek penelitian adalah 17 murid kelas III SDN Murung Raya 3 Banjarmasin, dengan sumber data berupa aktivitas guru, aktivitas murid, dan hasil belajar Matematika.Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan tes hasil

belajar, dengan instrumen berupa lembar observasi dan lembar tes hasil belajar, yang selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Model Pembelajaran BALOGO mampu meningkatkan seluruh aspek yang diamati, yaitu aktivitas guru

dari 70% menjadi 100%, aktivitas murid dari 29% menjadi 88%, keterampilan operasi hitung perkalian dari 29% menjadi 88%, kemampuan berpikir kritis dari 18% menjadi 82%, kemampuan pemecahan masalah dari 18% menjadi 88%, dan hasil belajar dari 71% menjadi 88%. Peningkatan tersebut menunjukkan murid

menjadi lebih aktif, memahami konsep perkalian dengan lebih baik, berpikir kritis dalam menganalisis masalah, serta terampil menyelesaikan permasalahan matematika melalui kegiatan pemecahan masalah, permainan edukatif, dan kerja kelompok. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa Model Pembelajaran

BALOGO efektif dalam meningkatkan aktivitas belajar, keterampilan operasi hitung perkalian, kemampuan berpikir kritis, kemampuan pemecahan masalah, dan hasil belajar Matematika murid kelas III SDN Murung Raya 3 Banjarmasin. Guru disarankan menerapkan Model Pembelajaran BALOGO sebagai alternatif pembelajaran Matematika, khususnya materi perkalian, dengan variasi permainan edukatif yang lebih beragam agar pembelajaran semakin bermakna bagi murid.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI