DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERFIKIR KRITIS, KERJA SAMA, DAN KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI SISWA MENGGUNAKAN MODEL PRODIS PADA MATEMATIKA KELAS IV SDN ANTASAN BESAR 7 | |
| PENGARANG | : | RAUDATUL ADAWIYAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-06 |
Adawiyah, Raudatul. (2026) Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Kerja Sama, dan Literasi Numerasi Siswa Menggunakan Model PRODIS Pada Matematika Kelas IV SDN Antasan Besar 7. Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Herti Prastitasari, M.Pd
Kata Kunci: Berpikir Kritis, Kerja Sama, Literasi Numerasi, Model PRODIS
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis, kerja sama, dan literasi numerasi siswa kelas IV SDN Antasan Besar 7 pada muatan matematika. Permasalahan ini disebabkan oleh pembelajaran konvensional yang monoton dan belum berbasis HOTS. Sebagai solusi, diterapkan model pembelajaran PRODIS (kombinasi Problem Based Learning, Discovery Learning, dan Simultaneous Roundtable). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa, serta menganalisis peningkatan ketiga keterampilan tersebut pada materi bangun datar.
Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart sebanyak empat pertemuan. Subjek penelitian adalah 18 siswa kelas IV C SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui teknik observasi menggunakan lembar instrumen aktivitas guru, aktivitas siswa, serta rubrik penilaian berpikir kritis, kerja sama, dan literasi numerasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif individual dan klasikal sesuai indikator keberhasilan yang ditetapkan.
Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari pertemuan I ke pertemuan IV. Aktivitas guru meningkat dari 85% (Baik) menjadi 100% (Sangat Baik). Aktivitas siswa secara klasikal melonjak dari 39% menjadi 89% (Sangat Aktif). Ketuntasan klasikal berpikir kritis siswa meningkat dari 17% menjadi 83%. Keterampilan kerja sama kelompok berkembang dari 22% menjadi 78%. Sementara itu, kemampuan literasi numerasi siswa juga meningkat drastis dari ketuntasan klasikal 11% menjadi 83%.
Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan model PRODIS secara efektif meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kerja sama, dan literasi numerasi siswa. Disarankan bagi guru untuk menggunakan model PRODIS sebagai alternatif pembelajaran matematika yang inovatif. Kepala sekolah diharapkan mendukung keberlanjutan model ini, dan bagi peneliti lain dapat menjadikannya referensi rujukan pada materi berbeda.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI