DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN, BERPIKIR KRITIS, DAN KOMUNIKASI LISAN MENGGUNAKAN MODEL PARING PADA BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VI SDN KEBUN BUNGA 5 | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD FAUZAN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-06 |
Fauzan, Muhammad (2026). Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman, Berpikir Kritis, dan Komunikasi Lisan Menggunakan Model PARING Pada Bahasa Indonesia Siswa Kelas VI SDN Kebun Bunga 5. Skripsi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Dosen Pembimbing: Akhmad Riandy Agusta, M.Pd.
Kata kunci: Berpikir Kritis, Membaca Pemahaman, Aktivitas
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya keterampilan membaca pemahaman, berpikir kritis, dan komunikasi lisan siswa pada pembelajaran bahasa indonesia. Hal ini disebabkan karena masih banyak literasi siswa yang rendah. Salah satu cara penyelesaian permasalahan tersebut adalah menggunakan model-model pembelajaran yang telah dikombinasikan dengan tepat, seperti model pembelajaran PARING yaitu gabungan dari model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), Inquiry dan Reciprocal Teaching (RT). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan membaca pemahaman, berpikir kritis dan komunikaasi lisan siswa. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan selama empat kali pertemuan. Subjek PTK ini adalah siswa kelas VI SDN Kebun Bunga 5 Banjarmasin yang berjumlah 17 orang pada semester genap tahun pelajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif dikumpulkan melalui observasi terhadap aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan membaca pemahaman, berpikir kritis dan komunikasi lisan. Analisis data dalam penelitian ini menggunkan teknik deskriptif kualitatif dan tabulasi silang yang disajikan dalam bentuk tabel, grafik, serta interpretasi berdasarkan persentase untuk mempermudah pemahaman terhadap hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan dari pertemuan 1 hingga pertemuan 4. Aktivitas siswa meningkat dari kategori Tidak Ada Siswa Sangat Aktif menjadi Hampir Seluruh Siswa Sangat Aktif, membaca pemahaman siswa meningkat dari kategori Sebagian Kecil Siswa Sangat Terampil menjadi Hampir Seluruh Siswa Sangat Terampil, berpikir kritis siswa meningkat dari Tidak Ada Siswa Sangat Terampil menjadi Hampir Seluruh Siswa Sangat Terampil, komunikasi lisan siswa meningkat dari Tidak Ada Siswa Sangat Terampil menjadi Hampir Seluruh Siswa Sangat Terampil. Hal ini berdampak positif pada hasil belajar dari kategori Sebagian Kecil Siswa Tuntas menjadi Hampir Seluruh Siswa Tuntas. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model PARING pada mata pelajaran Bahasa Indonesia efektif dapat meningkatkan aktivitas siswa, keterampilan membaca pemahaman, berpikir kritis dan komunikasi lisan. Penelitian ini disarankan untuk kepala sekolah, guru, pengawas sekolah, dan peneliti selanjutnya sebagai aternatif penggunaan model pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI