DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KOMUNIKASI, KERJA SAMA DAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB SISWA MELALUI MODEL PANTAS DI KELAS IV PENDIDIKAN PANCASILA SDN MELAYU 6 BANJARMASIN
PENGARANG:MUHAMMAD TAHIR
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Tahir, Muhammad. (2026). Meningkatkan Komunikasi, Kerja Sama, dan Karakter 

Tanggung Jawab Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila 

Menggunakan Model PANTAS di Kelas IV SDN Melayu 6 Banjarmasin. 

Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu 

Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: 

Fathul Jannah, M.Pd.

Kata Kunci: Komunikasi, Kerja Sama, Karakter Tanggung Jawab, Model PANTAS

Pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SDN Melayu 6 Banjarmasin masih 

menghadapi berbagai permasalahan, seperti aktivitas guru dan siswa yang belum optimal, 

rendahnya keterampilan komunikasi, kerja sama, karakter tanggung jawab, serta hasil 

belajar siswa. Untuk mengatasi hal tersebut, diterapkan model PANTAS yang 

mengintegrasikan Problem Based Learning (PBL), Numbered Heads Together (NHT), dan 

Talking Stick. Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, 

keterampilan komunikasi, kerja sama, karakter tanggung jawab, dan hasil belajar siswa 

pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SDN Melayu 6 Banjarmasin.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian 

Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga pertemuan pada Tahun 

Pelajaran 2025/2026 di SDN Melayu 6 Banjarmasin. Subjek penelitian terdiri atas 

18 siswa kelas IV. Sumber data diperoleh dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan 

data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi dengan instrumen berupa 

lembar observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa, lembar penilaian keterampilan 

komunikasi, kerja sama, karakter tanggung jawab, serta tes hasil belajar. Data 

dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PANTAS mampu 

meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran. Aktivitas guru meningkat 

hingga mencapai kriteria sangat baik. Aktivitas siswa meningkat dari 39% pada 

pertemuan I menjadi 67% pada pertemuan II dan mencapai 89% pada pertemuan 

III. Keterampilan komunikasi dan kerja sama meningkat hingga mencapai 89%, 

sedangkan karakter tanggung jawab mencapai 83%. Hasil belajar siswa juga 

mengalami peningkatan pada setiap pertemuan, yaitu ranah afektif dan 

psikomotorik mencapai 83%, sedangkan ranah kognitif mencapai 89% pada 

pertemuan III.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model 

PANTAS efektif dalam meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan 

komunikasi, kerja sama, karakter tanggung jawab, dan hasil belajar siswa pada mata 

pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SDN Melayu 6 Banjarmasin. Oleh 

karena itu, model PANTAS disarankan untuk diterapkan sebagai salah satu 

alternatif pembelajaran yang inovatif, aktif, kolaboratif, dan bermakna pada 

pembelajaran Pendidikan Pancasila maupun mata pelajaran lain di sekolah dasar.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI