DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN MOTIVASI, KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, DAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PRATAMA DI KELAS IV SDN ANTASAN KECIL TIMUR 4 BANJARMASIN
PENGARANG:NORHAYATI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar, keterampilan berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah siswa pada mata pelajaran Matematika. Kondisi tersebut disebabkan oleh pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah, berlangsung satu arah, dan kurang melibatkan siswa secara aktif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis serta pemecahan masalah. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan Model PRATAMA. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, motivasi belajar, keterampilan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, dan hasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Subjek penelitian adalah 14 siswa kelas IV SDN Antasan Kecil Timur 4 Banjarmasin Tahun Pelajaran 2025/2026. Data penelitian berupa data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, motivasi belajar, keterampilan berpikir kritis, dan pemecahan masalah, sedangkan data kuantitatif diperoleh melalui tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari 75% menjadi 100% dengan kriteria sangat baik. Aktivitas siswa meningkat dari 50% menjadi 93% dengan kriteria sangat aktif. Motivasi belajar meningkat dari 43% menjadi 93% dengan kriteria sangat tinggi. Keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah masing-masing meningkat dari 21% menjadi 86% dengan kriteria sangat terampil. Peningkatan tersebut berdampak pada hasil belajar siswa, yaitu aspek kognitif dari 29% menjadi 100%, aspek afektif dari 36% menjadi 100%, dan aspek psikomotorik dari 29% menjadi 93%.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan Model PRATAMA mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, motivasi belajar, keterampilan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, dan hasil belajar siswa. Model PRATAMA disarankan sebagai alternatif dalam pembelajaran Matematika untuk meningkatkan keaktifan, motivasi belajar, keterampilan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, dan hasil belajar siswa.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI